Warga Lembang Berbohong Jadi Korban Begal Akibat Terjerat Utang
Jum'at, 24 April 2020 - 09:04 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau cerita kejadiannya dia sangat meyakinkan, tapi kami tidak mau terkecoh. Karena antara yang di lapangan dan keterangan korban janggal, maka kami konfrontir hingga akhirnya dia mengaku bahwa cerita pembegalan adalah bohong," ungkapnya, Kamis (23/4/2020).
Cerita itu dikarang korban karena dia sedang terlilit utang. Rencananya untuk membayar utang tersebut, dia akan menggadaikan motornya namun malu pada keluarga. Karena itu dikaranglah cerita seolah-olah dia telah menjadi korban begal. Saat ini Usep Gandi dan pria yang menjadi penerima gadaian sudah diamankan oleh pihaknya.
"Dua-duanya sudah diamankan, tapi belum bisa diproses karena sebetulnya tidak ada yang dirugikan secara langsung," katanya. (Baca juga; Pengendara Motor Tewas Terseret Banjir Bandang Sejauh 200 Meter )
Sementara Usep Gandi, yang mengaku jadi korban, langsung membuat permintaan maaf melalui video. Dia meminta maaf telah mengarang cerita jadi korban pembegalan sehingga meresahkan masyarakat. "Saya meminta maaf ke petugas Polsek Lembang, Brimob, pihak desa, dan keluarga karena telah berbohong jadi korban pembegalan," sebutnya.
Cerita itu dikarang korban karena dia sedang terlilit utang. Rencananya untuk membayar utang tersebut, dia akan menggadaikan motornya namun malu pada keluarga. Karena itu dikaranglah cerita seolah-olah dia telah menjadi korban begal. Saat ini Usep Gandi dan pria yang menjadi penerima gadaian sudah diamankan oleh pihaknya.
"Dua-duanya sudah diamankan, tapi belum bisa diproses karena sebetulnya tidak ada yang dirugikan secara langsung," katanya. (Baca juga; Pengendara Motor Tewas Terseret Banjir Bandang Sejauh 200 Meter )
Sementara Usep Gandi, yang mengaku jadi korban, langsung membuat permintaan maaf melalui video. Dia meminta maaf telah mengarang cerita jadi korban pembegalan sehingga meresahkan masyarakat. "Saya meminta maaf ke petugas Polsek Lembang, Brimob, pihak desa, dan keluarga karena telah berbohong jadi korban pembegalan," sebutnya.
(wib)
Lihat Juga :