Pelaku Begal Kian Brutal, Pengamat: Sebaiknya Tembak di Tempat karena Masuk Kejahatan Terorisme

Senin, 25 Mei 2026 - 16:55 WIB
loading...
Pelaku Begal Kian Brutal,...
Aksi begal yang kian brutal sudah mengancam dan membahayakan keselamatan serta keamanan kehidupan masyarakat. Foto: Ilustrasi/Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Aksi begal yang kian brutal sudah mengancam dan membahayakan keselamatan serta keamanan kehidupan masyarakat. Tindakan kejahatan jalanan ini berupa perampasan atau pencurian dilakukan dengan cara mencegat, menghentikan paksa, dan merampas harta benda korban di tempat sepi.

Pelaku biasanya menggunakan kekerasan atau ancaman senjata tajam dan senjata api dalam upaya melumpuhkan targetnya.

Baca juga: Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya Tangkap 8 Pelaku, 3 di Antaranya Penjambret WNA

Terkait itu, pengamat hukum Kan Hiung menuturkan apabila keamanan dan keselamatan kehidupan masyarakat terancam secara luas, maka kehidupan masyarakat akan hilang dari perlindungan hak asasi manusia (HAM).

“Perbuatan para pelaku begal sudah patut masuk kategori kejahatan terorisme," ujar Mr Kan, sapaan akrab Kan Hiung dikutip, Senin (25/5/2026).

Para pelaku begal yang membawa senjata tajam dan bertindak kejahatan juga membahayakan anggota Polri saat bertugas. “Maka sangat teramat patut agar pelaku dapat ditembak di tempat," tegasnya.

Diketahui, di negara-negara maju jika ada peristiwa terorisme layaknya diperlakukan seperti para pelaku begal. Polisi dapat mengambil tindakan menembak di tempat apabila terjadi penangkapan pelaku begal yang membahayakan petugas.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
TNI Bantu Berantas Begal,...
TNI Bantu Berantas Begal, Pakar Hukum: Harus Berdasarkan Permintaan Kepolisian
Anggota TNI Bakal Sikat...
Anggota TNI Bakal Sikat Begal di Jakarta, DPR: Harus Atas Permintaan Polri
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap 173 Begal, Penasihat Ahli Kapolri: Agar Jakarta Aman
Sadis! Begal Ikat dan...
Sadis! Begal Ikat dan Buang Perempuan Cantik di Jalanan, Mobil dan iPhone Digasak
KSAD Maruli Simanjuntak:...
KSAD Maruli Simanjuntak: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara
TNI AD Turun Perkuat...
TNI AD Turun Perkuat Patroli Antibegal, Kadispenad: Penindakan Tetap Wewenang Polisi
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
Rekomendasi
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Berita Terkini
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved