Pemprov Sulsel Kucurkan Rp30 M untuk Pembangunan Jembatan Kembar Parepare
Rabu, 02 Maret 2022 - 17:12 WIB
loading...
Desain jembatan kembar yang akan dibangun di Kota Parepare. Foto: Istimewa
A
A
A
PAREPARE - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri rapat paripurna dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-62 Kota Parepare di Kantor DPRD Parepare, Selasa, 1 Maret 2022 kemarin.
Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman menyerahkan langsung bantuan keuangan daerah sebesar Rp30 miliar. Selain itu, Pemprov telah menggelontorkan lebih dari Rp117 miliar untuk pembangunan di Kota Parepare.
Baca juga:Butuh Dana Besar, Proyek Jembatan Kembar di Parepare Tunggu Restu Pemprov
Sebelumnya, Pemprov Sulsel telah memberikan bantuan keuangan daerah bawahan tahun anggaran 2021 senilai Rp10 miliar untuk pembangunan jalan lingkar tengah (Swaka Alam Lestari) sepanjang 1,3 Km, yang mendukung jalur Kereta Api Makassar-Parepare.
"Hari ini pemprov memberikan bantuan kuangan. Karena sudah terserap 100 persen (bantuan keuangan 2021). Diberikan sebesar Rp30 M untuk bangun Jembatan Kembar Jalan Lingkar Parepare," kata Andi Sudirman .
Adapun bantuan keuangan daerah bawahan kepada Pemerintah Kota Parepare tahun ini untuk pembangunan jembatan kembar jalan lingkar tengah dengan panjang bentangan 80 meter.
Baca juga:Jembatan Kembar Parepare Digagas untuk Urai Kemacetan
Proyek ini akan menjadi alternatif jalan lingkar untuk mengurai kemacetan, termasuk mendukung sistem kereta api nantinya yang stasiun utamanya berhadapan langsung.
"Nantinya akses ini, mendukung pembangunan jalur kereta api Makassar-Parepare yang merupakan proyek strategis nasional. Serta akan mempercepat penyaluran barang dan jasa, dan mengurangi kemacetan di jalur utama," sebutnya.
Diketahui, pemerintah pusat menghadirkan salah satu proyek strategis nasional di Sulawesi Selatan, yakni pembangunan jalur Kereta Api Makassar-Parepare.
Baca juga:Atasi Kemacetan, Pemkot Parepare Akan Bangun Jembatan Kembar
Pemprov juga telah menghadirkan Rumah Sakit Regional dr Hasri Ainun Habibie di Kota Parepare yang telah beroperasi dan dinikmati layanan kesehatannya oleh masyarakat.
Ia berharap, 62 tahun Kota Parepare, dapat lebih bersinergi membangun Kota Parepare menuju pemulihan ekonomi berkelanjutan.
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, Pemerintah Kota Parepare telah menetapkan tahun 2022 sebagai tahun pemulihan ekonomi berkelanjutan. Artinya kebijakan Pemerintah Kota Parepare terkait pemulihan ekonomi tetap berlanjut dan semakin mengoptimalkan upaya-upaya dalam pemulihan ekonomi, termasuk protokol kesehatan tetap dilaksanakan secara ketat.
Baca juga:Pembangunan Jembatan Sirnaruju Membuka Akses Wisata di Karawang
Pertumbuhan ekonomi Parepare sekarang ini sudah mulai bangkit yaitu 4,41 persen dan pembangunan di kota kelahiran Presiden Habibie ini juga berkat dukungan Pemprov Sulsel . "Saya berkeyakinan kehadiran Bapak Plt Gubernur Sulsel adalah bagian tanggung jawab dan koordinasi. Saya sebagai kepala daerah akan berkomitmen kuat mendukung dan mensupport serta bersinergi dengan pemerintah Provinsi Sulsel," sebutnya.
"Saya ucapkan terima kasih Pak Gubernur, kami bisa mempertanggungjawabkan dana provinsi yang dikucurkan di Kota Parepare ini. Saya yakin ini adalah amalan jariyah Bapak Plt Gubernur," pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman menyerahkan langsung bantuan keuangan daerah sebesar Rp30 miliar. Selain itu, Pemprov telah menggelontorkan lebih dari Rp117 miliar untuk pembangunan di Kota Parepare.
Baca juga:Butuh Dana Besar, Proyek Jembatan Kembar di Parepare Tunggu Restu Pemprov
Sebelumnya, Pemprov Sulsel telah memberikan bantuan keuangan daerah bawahan tahun anggaran 2021 senilai Rp10 miliar untuk pembangunan jalan lingkar tengah (Swaka Alam Lestari) sepanjang 1,3 Km, yang mendukung jalur Kereta Api Makassar-Parepare.
"Hari ini pemprov memberikan bantuan kuangan. Karena sudah terserap 100 persen (bantuan keuangan 2021). Diberikan sebesar Rp30 M untuk bangun Jembatan Kembar Jalan Lingkar Parepare," kata Andi Sudirman .
Adapun bantuan keuangan daerah bawahan kepada Pemerintah Kota Parepare tahun ini untuk pembangunan jembatan kembar jalan lingkar tengah dengan panjang bentangan 80 meter.
Baca juga:Jembatan Kembar Parepare Digagas untuk Urai Kemacetan
Proyek ini akan menjadi alternatif jalan lingkar untuk mengurai kemacetan, termasuk mendukung sistem kereta api nantinya yang stasiun utamanya berhadapan langsung.
"Nantinya akses ini, mendukung pembangunan jalur kereta api Makassar-Parepare yang merupakan proyek strategis nasional. Serta akan mempercepat penyaluran barang dan jasa, dan mengurangi kemacetan di jalur utama," sebutnya.
Diketahui, pemerintah pusat menghadirkan salah satu proyek strategis nasional di Sulawesi Selatan, yakni pembangunan jalur Kereta Api Makassar-Parepare.
Baca juga:Atasi Kemacetan, Pemkot Parepare Akan Bangun Jembatan Kembar
Pemprov juga telah menghadirkan Rumah Sakit Regional dr Hasri Ainun Habibie di Kota Parepare yang telah beroperasi dan dinikmati layanan kesehatannya oleh masyarakat.
Ia berharap, 62 tahun Kota Parepare, dapat lebih bersinergi membangun Kota Parepare menuju pemulihan ekonomi berkelanjutan.
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, Pemerintah Kota Parepare telah menetapkan tahun 2022 sebagai tahun pemulihan ekonomi berkelanjutan. Artinya kebijakan Pemerintah Kota Parepare terkait pemulihan ekonomi tetap berlanjut dan semakin mengoptimalkan upaya-upaya dalam pemulihan ekonomi, termasuk protokol kesehatan tetap dilaksanakan secara ketat.
Baca juga:Pembangunan Jembatan Sirnaruju Membuka Akses Wisata di Karawang
Pertumbuhan ekonomi Parepare sekarang ini sudah mulai bangkit yaitu 4,41 persen dan pembangunan di kota kelahiran Presiden Habibie ini juga berkat dukungan Pemprov Sulsel . "Saya berkeyakinan kehadiran Bapak Plt Gubernur Sulsel adalah bagian tanggung jawab dan koordinasi. Saya sebagai kepala daerah akan berkomitmen kuat mendukung dan mensupport serta bersinergi dengan pemerintah Provinsi Sulsel," sebutnya.
"Saya ucapkan terima kasih Pak Gubernur, kami bisa mempertanggungjawabkan dana provinsi yang dikucurkan di Kota Parepare ini. Saya yakin ini adalah amalan jariyah Bapak Plt Gubernur," pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :