Mahasiswa FH UNS Inisiasi Gerakan Tasik Lawan Corona

Senin, 15 Juni 2020 - 13:37 WIB
loading...
Mahasiswa FH UNS Inisiasi...
Mahasiswa FH UNS Solo Zakky Musthofa Zuhad menginisiasi pembentukan Gerakan Tasik Lawan Corona. Foto/ist
A A A
SOLO - Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Sebelas Maret ( UNS ) Solo Zakky Musthofa Zuhad menginisiasi pembentukan Gerakan Tasik Lawan Corona.

Langkah itu sebagai wujud kepeduliannya terhadap masyarakat Tasikmalaya yang terdampak pandemi Coronavirus Disease 2019 ( Covid-19 ).

Gerakan Tasik Lawan Corona awalnya menghimpun 8 relawan. Dari jumlah tersebut, hingga saat ini jumlah relawan Gerakan Tasik Lawan Corona terus bertambah hingga mencapai 64 relawan.

“Gerakan Tasik Lawan Corona dimulai 9 April 2020 yang kala itu masih kisaran 8 relawan. Gerakan pertama adalah edukasi masyarakat paham Covid-19,” kata Zakky Musthofa Zuhad, Senin (15/6/2020).(baca juga: Gempa Bumi Bermagnitudo 5,6 Guncang Maluku Utara )

Pada akhirnya banyak yang bergabung dengan Gerakan Tasik Lawan Corona sehingga menjadi semakin masif. Selain dari UNS, sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya juga turut bergabung.

“Ada juga yang masih kerja yang notabene mereka berasal dari Tasik,” ujarnya. Mahasiswa yang menjabat Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS ini mengaku, Gerakan Tasik Lawan Corona lahir dari keresahan.

Sebab masih banyak dijumpai masyarakat yang belum teredukasi, menganggap sepele atau meremehkan bahaya penyebaran Covid-19. Selain itu banyak masyarakat Tasikmalaya yang ekonominya terdampak pandemi Covid-19. (baca juga: Penggunaan Dana Dipersoalkan, DPRD Jabar Diminta Bentuk Pansus Anggaran COVID-19 )

Setiap akhir pekan, Zakky bersama rekan-rekan relawan lainnya rutin mengadakan aksi #turuntangan dengan memberikan edukasi akan bahaya penyebaran Covid-19 dan memberikan bantuan berupa masker kain, hand sanitizer dan Sembako minimal 50 paket Sembako setiap pekan.

Bantuan yang diberikan Gerakan Tasik Lawan Corona merupakan hasil donasi yang dihimpun dari masyarakat. “Kami menghimpun dana dari masyarakat. Jadi, open donasi dan kami juga membuat proposal untuk menawarkan gerakan ke perusahaan.

Salah satu gerakan himpunan kreatif kita adanya Gerakan Challenge Serbu alias Sepuluh Ribu. Total sudah sekitar 320 paket Sembako, 600 masker kain, dan 100 botol kecil hand sanitizer yang dibagikan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Selain untuk menyadarkan masyarakat Tasikmalaya mengenai bahaya penyebaran Covid-19, dirinya mengharapkan agar melalui Gerakan Tasik Lawan Corona dapat menjadi wadah bagi pemuda Tasikmalaya untuk berkontribusi kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Hingga saat ini terhitung 9 kecamatan di Tasikmalaya sudah mendapatkan perhatian dari Gerakan Tasik Lawan Corona. Setidaknya sudah 9 kecamatan yang disinggahi di Tasikmalaya.

Seperti Cihideung, Cibeureum, Purbaratu, Kawalu, Tawang, Tamansari, Mangkubumi, Sukahening (Kabupaten), Rajapolah (Kabupaten). Dengan terus berkoordinasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Daerah (BNPD) Tasikmalaya dan stakeholder lainnya agar pemberian bantuan tepat sasaran, Zakky mengaku senang mendapatkan dukungan dari kedua orangtuanya.

Ia juga berharap agar melalui Gerakan Tasik Lawan Corona dapat membantu perekonomian masyarakat Tasikmalaya di masa sulit seperti sekarang ini.

“Gerakan ini sebenarnya direncanakan sampai keadaan Tasik pulih dari Covid-19 dan ekonomi masyarakat sudah membaik. Kisaran Juni akhir kami cukupkan. Harapannya dengan adanya gerakan ini, warga Tasikmalaya bisa tercerdaskan dalam pemahaman Covid-19 dan dalam kebutuhan ekonomi masyarakat bisa terbantu,” pungkasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Guru Besar FK UNS...
Para Guru Besar FK UNS Minta Presiden Prabowo Ingatkan Menkes
Silaturahmi FEB UNS,...
Silaturahmi FEB UNS, Dewas BPKH Ajak Generasi Muda Persiapkan Diri Jadi Pemimpin
Memalukan! Kekerasan...
Memalukan! Kekerasan di Porsema UNS Solo, Leher Mahasiswa Ditendang hingga Masuk RS
Profil Budi Santoso,...
Profil Budi Santoso, Jebolan UNS yang Jadi Menteri Perdagangan di Kabinet Merah Putih
Dukung Pengembangan...
Dukung Pengembangan Dunia Pendidikan, Bank Jatim Teken MoU dengan UNS
Mapala UNS Tewas di...
Mapala UNS Tewas di Goa Braholo, Perangkat Desa: Tak Ada Izin dan Pendamping
10 Jurusan Paling Diminati...
10 Jurusan Paling Diminati di SNBT 2026 Didominasi D3 dan D4, K3 UNS Teratas
Mahasiswa UNS Antusias...
Mahasiswa UNS Antusias Belajar Teknologi Otomotif di Sesi Autotech iNews Campus Connect 2026
Inews Campus Connect...
Inews Campus Connect 2026 Bagi Ilmu ke Mahasiswa UNS untuk Bentuk Mental Baja
Rekomendasi
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
Cak Imin Bangga, Luluk...
Cak Imin Bangga, Luluk Nur Hamidah Resmi Sandang Gelar Doktor Sosiologi UI
Amerika Serikat vs Belgia:...
Amerika Serikat vs Belgia: Setan Merah Siap Pulangkan Tuan Rumah Terakhir?
Berita Terkini
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved