Pelaku Investasi Bodong Catut Nama Kakak Bupati Pangkep, Gasak Rp15 Miliar
Kamis, 24 Februari 2022 - 19:56 WIB
loading...
Ketua KONI Pangkep, Muhammad Yusuf Syam, yang juga kakak Bupati Pangkep menjadi korban pencatutan oleh pelaku investasi bodong. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
PANGKEP - Ketua KONI Pangkep, Muhammad Yusuf Syam, menjadi korban pencatutan oleh pelaku investasi bodong . Kakak Bupati Pangkep itu tidak menyangka akan didatangi orang untuk menagih sejumlah uang. Padahal, Yusuf sama tidak memiliki utang dengan si penagih.
Belakangan, Yusuf baru sadar jika namanya telah dicatut oleh seseorang. Nama kakak sang bupati tersebut dijual untuk meyakinkan orang guna menanamkan investasi bodong di sektor perdagangan.
Pelaku investasi bodong disinyalir merupakan seorang perempuan yang diduga pengusaha di Pangkep berinisial ANT. Total korban penipuan mencapai belasan orang, dimana pelaku sudah menggasak uang hingga Rp15 miliar.
Baca Juga: PT Semen Tonasa Bantu Warga Korban Puting Beliung di Pangkep
Yusuf bilang sejak awal pekan ini, dirinya mulai didatangi sejumlah orang yang mengaku telah memberikan uangnya kepada pelaku ANT untuk ikut investasi.
"Korbannya langsung menagih uang senilai Rp2,5 miliar ke saya. Sementara saya sendiri tidak tahu duduk persoalannya. Nanti, saat korban menjelaskan bahwa dirinya telah bertemu perempuan berinisial ANT dan menelepon orang yang menyamar jadi saya, baru saya tahu namaku telah dicatut untuk menipu," tuturnya.
Yusuf menyebut akan melaporkan pelaku investasi bodong itu demi membersihkan namanya. Ia pun mengimbau masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan semacam itu agar terhindar dari kerugian.
Belakangan, Yusuf baru sadar jika namanya telah dicatut oleh seseorang. Nama kakak sang bupati tersebut dijual untuk meyakinkan orang guna menanamkan investasi bodong di sektor perdagangan.
Pelaku investasi bodong disinyalir merupakan seorang perempuan yang diduga pengusaha di Pangkep berinisial ANT. Total korban penipuan mencapai belasan orang, dimana pelaku sudah menggasak uang hingga Rp15 miliar.
Baca Juga: PT Semen Tonasa Bantu Warga Korban Puting Beliung di Pangkep
Yusuf bilang sejak awal pekan ini, dirinya mulai didatangi sejumlah orang yang mengaku telah memberikan uangnya kepada pelaku ANT untuk ikut investasi.
"Korbannya langsung menagih uang senilai Rp2,5 miliar ke saya. Sementara saya sendiri tidak tahu duduk persoalannya. Nanti, saat korban menjelaskan bahwa dirinya telah bertemu perempuan berinisial ANT dan menelepon orang yang menyamar jadi saya, baru saya tahu namaku telah dicatut untuk menipu," tuturnya.
Yusuf menyebut akan melaporkan pelaku investasi bodong itu demi membersihkan namanya. Ia pun mengimbau masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan semacam itu agar terhindar dari kerugian.
Lihat Juga :