Kawal Penanganan Kasus Pemerkosaan Anak, Perindo Datangi DPRD dan Polres Kediri

Rabu, 23 Februari 2022 - 23:16 WIB
loading...
Kawal Penanganan Kasus Pemerkosaan Anak, Perindo Datangi DPRD dan Polres Kediri
Relawan Perempuan dan Anak Perindo bersama aliansi LSM Kediri Raya, Jatim saat mendatangi Polres Kediri menuntut pengusutan tuntas kasus pemerkosaan anak. Foto/iNews TV/Afnan Subagio
A A A
KEDIRI - Relawan Perempuan dan Anak Perindo dan aliansi LSM Kediri Raya mendatangi DPRD dan Polres Kediri untuk mendesak pengusutan tuntas kasus pemerkosaan anak, Rabu (23/2/2022). Mereka mendesak semua pelaku pemerkosaan anak di bawah umur segera ditangkap.

Kawal Penanganan Kasus Pemerkosaan Anak, Perindo Datangi DPRD dan Polres Kediri

Relawan Perempuan dan Anak Perindo bersama aliansi LSM Kediri Raya, Jatim melakukan demo menuntut pengusutan tuntas kasus pemerkosaan anak. Foto/iNews TV/Afnan Subagio

Massa berunjuk rasa di depan Mapolres Kediri. Ketua Relawan Perempuan dan Anak Perindo, Jeanni Latumahina Hingga saat ini hanya satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Kasus Rudapaksa Anak di Kediri, Perindo: Semua Pelaku Harus Ditangkap

Padahal mereka menilai pemerkosaan tersebut dilakukan oleh 10 orang, termasuk bapak korban. Jeanni Latumahina mengatakan, massa menuntut polisi menangkap sembilan pelaku lainnya.

Setelah demo di depan Mapolres, mereka ditemui Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Athmada. Dalam pertemuan, Jeanni menyampaikan tuntutan agar sembilan pelaku lain segera ditangkap.

Sementara menanggapi tuntutan tersebut, Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Athmada menyampaikan bahwa saat ini polisi sudah menetapkan seorang tersangka, yakni bapak korban.

"Sekitar 9 Januari ada informasi masuk, saya perintahkan PPA untuk menindaklanjuti. Kami melihat psikis anak. Anak ini tidak bisa berbicara sama sekali," ujarnya.

Baca juga: Perindo dan Aliansi LSM Kediri Raya Kawal Kasus Rudapaksa Anak

Selain itu, hingga saat ini berdasar dari keterangan korban dan saksi, pelaku hanya satu orang. "Kondisi korban sendiri masih labil karena mengalami ketakutan dan trauma yang luar biasa," ungkapnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2443 seconds (11.252#12.26)