Mahasiswa Asli Papua Didorong Maksimalkan Otonomi Khusus
Rabu, 23 Februari 2022 - 18:05 WIB
loading...
A
A
A
"Sebab keragaman etnis dan budaya yang dimiliki oleh masing-masingdaerah di Papua, memiliki kebutuhan yang juga berbeda," ujarnya.
Salah satu mahasiswa S2 Universitas Nasional asal Jayawijaya, Charles Kossay menegaskan, mahasiswa Papua merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Sebagai anak bangsa Indonesia, kita selalu mendapat tantangan dari negara luar. Maka kita tidak boleh mudah terpecah belah, apalagi ada yang ingin memecah belah kita dengan Pemerintah Indonesia," kata Charles.
Di tempat yang sama, mahasiswa Polimedia asli Teluk Bentuni, Papua Barat Malkin Kosepa menyatakan mahasiswa asli Papua hanya menginginkan kursi dan meja untuk duduk diskusi bersama terkait pembangunan SDM dan daerah di Papua.
"Kebijakan Otsus Papua yang telah ditetapkan dan dianggarkan oleh pemerintah untuk pembangunan dan kesejahteraan OAP harus benar-benar berjalan dengan baik," kata Malkin.
Pimpinan MPM Universitas Cendrawasih 2008-2010, Mega Keliduan menambahkan bahwa hubungan masyarakat asli Papua dengan beberapa daerah di Indonesia sudah terjalin sejak lama dari jalur perdagangan.
"Apalagi hari ini, dunia seni OAP sedang hits dan maju, maka kami memerlukan ruang-ruang tersebut di antaranya sanggar seni baik di dunia musik dan film," kata Mega.
Salah satu mahasiswa S2 Universitas Nasional asal Jayawijaya, Charles Kossay menegaskan, mahasiswa Papua merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Sebagai anak bangsa Indonesia, kita selalu mendapat tantangan dari negara luar. Maka kita tidak boleh mudah terpecah belah, apalagi ada yang ingin memecah belah kita dengan Pemerintah Indonesia," kata Charles.
Di tempat yang sama, mahasiswa Polimedia asli Teluk Bentuni, Papua Barat Malkin Kosepa menyatakan mahasiswa asli Papua hanya menginginkan kursi dan meja untuk duduk diskusi bersama terkait pembangunan SDM dan daerah di Papua.
"Kebijakan Otsus Papua yang telah ditetapkan dan dianggarkan oleh pemerintah untuk pembangunan dan kesejahteraan OAP harus benar-benar berjalan dengan baik," kata Malkin.
Pimpinan MPM Universitas Cendrawasih 2008-2010, Mega Keliduan menambahkan bahwa hubungan masyarakat asli Papua dengan beberapa daerah di Indonesia sudah terjalin sejak lama dari jalur perdagangan.
"Apalagi hari ini, dunia seni OAP sedang hits dan maju, maka kami memerlukan ruang-ruang tersebut di antaranya sanggar seni baik di dunia musik dan film," kata Mega.
(shf)
Lihat Juga :