Gempar! 1 Mayat Pemancing Ditemukan Tidak Utuh, 1 Selamat, 1 Hilang Misterius
Rabu, 23 Februari 2022 - 15:24 WIB
loading...
Seorang pemancing di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah ditemukan tewas mengenaskan tersangkut di jaring ikan di Sungai Nyirih, pada Rabu (22/2/2022). Sedangkan seorang temannya hilang misterius dan seorang lagi selamat. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
KOTAWARINGIN BARAT - Seorang pemancing di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah ditemukan tewas mengenaskan tersangkut di jaring ikan atau pukat di Sungai Nyirih, pada Rabu (22/2/2022) sekitar pukul 12.00 WIB. Korban Sandi (24) diketahui tinggal di Kumai Hulu, Kecamatan Kumai.
Tragisnya, mayat korban saat ditemukan tim SAR kondisi tubuhnya sudah tidak utuh dan tersangkut jaring ikan (pukat).
Baca juga: Geger Penampakan Buaya 3 Meter Berjemur di Lokasi Pemancingan di Sampit
Sedangkan satu teman korban bernama Jainudin hilang misterius dan masih dalam proses pencarian. Belum diketahui secara pasti apa penyebab kematian Sandi dan hilangnya Jainudin saat memancing ikan menggunakan perahu kecil (kelotok) ini.
"Kita awalnya mendapatkan informasi bahwa ada dua orang pemancing hilang dari ketua RT 17 Kumai Hulu pada Selasa 22 Februari pukul 23.00 WIB, kita langsung mendatangi tempat kejadian perkara, dan kita lanjutkan pencarian hari ini (Rabu)," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, Muhamad Hariyadi wartawan di lokasi kejadian, Rabu (22/2/2022).
Kronologi kejadiannya, pada Selasa (22/2/2022) sekitar pukul 17.00 WIB, tiga orang warga yakni Sandi, Jainudin dan Mathari pergi memancing ke perairan Kuma. Lokasi mancing tepatnya di Sungai Nyirih, Kecamatan Kumai.
Ketiganya pergi memancing menggunakan perahu atau kelotok kecil. Saat mancing, Mathari pamit turun dari kelotok kecil tersebut untuk mencari umpan pancing di pinggiran sungai.
Tragisnya, mayat korban saat ditemukan tim SAR kondisi tubuhnya sudah tidak utuh dan tersangkut jaring ikan (pukat).
Baca juga: Geger Penampakan Buaya 3 Meter Berjemur di Lokasi Pemancingan di Sampit
Sedangkan satu teman korban bernama Jainudin hilang misterius dan masih dalam proses pencarian. Belum diketahui secara pasti apa penyebab kematian Sandi dan hilangnya Jainudin saat memancing ikan menggunakan perahu kecil (kelotok) ini.
"Kita awalnya mendapatkan informasi bahwa ada dua orang pemancing hilang dari ketua RT 17 Kumai Hulu pada Selasa 22 Februari pukul 23.00 WIB, kita langsung mendatangi tempat kejadian perkara, dan kita lanjutkan pencarian hari ini (Rabu)," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, Muhamad Hariyadi wartawan di lokasi kejadian, Rabu (22/2/2022).
Kronologi kejadiannya, pada Selasa (22/2/2022) sekitar pukul 17.00 WIB, tiga orang warga yakni Sandi, Jainudin dan Mathari pergi memancing ke perairan Kuma. Lokasi mancing tepatnya di Sungai Nyirih, Kecamatan Kumai.
Ketiganya pergi memancing menggunakan perahu atau kelotok kecil. Saat mancing, Mathari pamit turun dari kelotok kecil tersebut untuk mencari umpan pancing di pinggiran sungai.
Lihat Juga :