985 Warga Kota Pahlawan Jalani Rapid Test, 113 Reaktif

Minggu, 14 Juni 2020 - 20:00 WIB
loading...
985 Warga Kota Pahlawan Jalani Rapid Test, 113 Reaktif
Warga Kota Surabaya, antusias mengikuti rapid test dan tes swab yang digelar Pemkot Surabaya, bersama BIN. Foto/iNews TV/Hari Tambayong
A A A
SURABAYA - Ratusan warga Kota Surabaya, begitu antusias mengikuti rapid test dan tes swab yang digelar oleh Pemkot Surabaya, bersama Badan Intelijen Negara (BIN).

(Baca juga: Ammar Zoni-Irish Bella Rilis Single Perdana )

Rapid test massal tersebut, sudah 16 hari ini digelar Pemkot Surabaya, bekerjasama dengan BIN. Setiap digelar rapid tes, warga sangat antusias mengikutinya. Selain ingin mengetahui kondisi kesehatannya, mereka juga ikut rapid test untuk syarat masuk kerja.

Kali ini rapid test dan tes swab masal digelar di kawasan Pasar Tembok. Tercatat ada sebanyak 935 warga Kota Pahlawan, mengikuti rapid test dan tes swab di Pasar Tembok. Dari jumlah tersebut, 113 warga dinyatakan reaktif saat dirapid test.

Dengan mengikuti rapid test massal ini, warga juga akan mendapatkan surat keterangan kesehatan, sehingga bisa berpergian menggunakan transportasi umum. Bahkan, sejumlah ibu hamil juga mengikuti rapid tesr tersebut.

(Baca juga: Mr Momentum, Itulah Mengapa Kei Nishikori Adalah Raja )

Anisa, salah satu warga yang mengikuti rapid test massal tengah hamil delapan bulan. Dia sengaja mengikuti rapid test karena membutuhkan surat bebas COVID-19. "Saya akan pulang ke Bandung, karena mau lahiran di Bandung," ujarnya.

Dia berada di Kota Pahlawan, untuk mengikuti tugas suaminya. Wanita cantik ini berharap pandemi COVID-19 bisa segera mereda dan kehidupan bisa berjalan normal kembali. "Semoga segera berakhir pandeminya, sempat kawatir juga karena kondisi sedang hamil," tuturnya.

(Baca juga: Lulusan SD Islam Al Azhar 11 Surabaya Wisuda dari Dalam Mobil )

Rapid test dan tes swab secara massal yang digelar Pemkot Surabaya, bekerjasama dengan BIN tersebut, sudah digelar sejak 29 Mei 2020. Ada sekitar 20 ribu orang yang telah mengikuti rapid test tersebut. Hasilnya 10% di antaranya dinyatakan reaktif. Rapid test massal ini akan digelar hingga Selasa (15/6/2020).
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2567 seconds (10.177#12.26)