Rapid Test Non Reaktif, Swab Test Warga Blitar Positif
Minggu, 14 Juni 2020 - 18:21 WIB
loading...
A
A
A
"Swab test dilakukan 5 Juni 2020, dan hasilnya keluar 13 Juni 2020, dia dinyatakan positif (COVID-19)," terang Krisna Yekti. Dari hasil penelusuran ES tidak pernah kemana-mana. Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat pernah singgah di kawasan zona merah.
(Baca juga: Perbanyak Makanan Ini, Bagus untuk Kulit )
Juga tidak pernah berkontak erat dengan pasien positif COVID-19. Namun hasil swab testnya terkonfirmasi positif. "Yang bersangkutan tidak pernah kemana-mana," kata Krisna Yekti. Sebagai antisipasi penyebaran, petugas langsung melakukan tracing.
Semua yang pernah berkontak erat dengan ES, yakni baik keluarga, kerabat maupun tetangga, langsung dirapid test. Hasilnya, semuanya negatif. Selain ES, Tim Gugus Tugas, Minggu (14/6/2020) juga menerima laporan seorang warga Desa Ploso, Kecamatan Selopuro, juga terkonfirmasi positif COVID-19.
Menurut Krisna Yekti, yang bersangkutan seorang laki laki berusia 31 tahun dengan riwayat sehat dan tidak pernah bepergian kemana-mana. Karenanya yang bersangkutan dinyatakan sebagai pasien berstatus Orang tanpa Gejala (OTG). "Tambah satu lagi OTG," kata Krisna Yekti.
(Baca juga: Perbanyak Makanan Ini, Bagus untuk Kulit )
Juga tidak pernah berkontak erat dengan pasien positif COVID-19. Namun hasil swab testnya terkonfirmasi positif. "Yang bersangkutan tidak pernah kemana-mana," kata Krisna Yekti. Sebagai antisipasi penyebaran, petugas langsung melakukan tracing.
Semua yang pernah berkontak erat dengan ES, yakni baik keluarga, kerabat maupun tetangga, langsung dirapid test. Hasilnya, semuanya negatif. Selain ES, Tim Gugus Tugas, Minggu (14/6/2020) juga menerima laporan seorang warga Desa Ploso, Kecamatan Selopuro, juga terkonfirmasi positif COVID-19.
Menurut Krisna Yekti, yang bersangkutan seorang laki laki berusia 31 tahun dengan riwayat sehat dan tidak pernah bepergian kemana-mana. Karenanya yang bersangkutan dinyatakan sebagai pasien berstatus Orang tanpa Gejala (OTG). "Tambah satu lagi OTG," kata Krisna Yekti.
Lihat Juga :