Bupati Wajo Minta Kepala OPD Akomodir Hasil Musrembang
Selasa, 22 Februari 2022 - 15:39 WIB
loading...
A
A
A
"Kita ubah pola musrenbang sehingga bukan lagi seremonial yang ditonjolkan. Jadi, perwakilan masyarakat diberikan ruang untuk diskusi dan mengusulkan programnya ke OPD terkait. Nanti kita masuk memberikan pengarahan di akhir ataupun di awal acara. Jadi, waktu masyarakat tidak terbuang untuk menunggu pembukaan," katanya.
Orang nomor satu di Bumi Lamadukelleng itu menjelaskan, penggunaan anggaran daerah harus sesuai regulasi yang ada. Sebab, segala sesuatu yang menggunakan anggaran daerah harus melalui proses perencanaan dan tahap lainnya.
Baca juga: Tahun 2022, KIA di Kecamatan Tempe Ditarget Bisa 100 Persen
Bahkan program yang telah direncanakan bisa saja berubah, seperti pada kasus pandemi Covid-19 sejak 2020 sampai sekarang, banyak program yang harus ditunda karena anggarannya dialihkan.
"Tidak ada lagi istilah karena kedekatan dengan Bupati dan Wakil Bupati sehingga bisa langsung mengusulkan program tanpa melalui musrenbang. Semua sekarang harus melalui musrenbang," tegasnya.
Orang nomor satu di Bumi Lamadukelleng itu menjelaskan, penggunaan anggaran daerah harus sesuai regulasi yang ada. Sebab, segala sesuatu yang menggunakan anggaran daerah harus melalui proses perencanaan dan tahap lainnya.
Baca juga: Tahun 2022, KIA di Kecamatan Tempe Ditarget Bisa 100 Persen
Bahkan program yang telah direncanakan bisa saja berubah, seperti pada kasus pandemi Covid-19 sejak 2020 sampai sekarang, banyak program yang harus ditunda karena anggarannya dialihkan.
"Tidak ada lagi istilah karena kedekatan dengan Bupati dan Wakil Bupati sehingga bisa langsung mengusulkan program tanpa melalui musrenbang. Semua sekarang harus melalui musrenbang," tegasnya.
(luq)
Lihat Juga :