Ketua DPRD Kendal Rekomendasikan Kemiskinan dan Pengangguran Jadi Program Prioritas di Musrenbang 2025
Senin, 25 Maret 2024 - 17:16 WIB
loading...
Ketua DPRD Kendal Muhammad Makmun menyampaikan beberapa rekomendasi dalam Musrenbang RKPD 2025. (Foto: istimewa)
A
A
A
KENDAL – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kendal Muhammad Makmun merekomendasikan persoalan kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Kendal menjadi program prioritas yang harus dibahas dan diselesaikan pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025.
Makmun mengatakan, meski angka pengangguran mengalami penurunan, namun Pemkab Kendal harus terus memberi penekanan. Hal tersebut dia ungkapkan saat memberikan sambutan pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2025di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Senin (25/3/2024).
“Angka pengangguran memang sudah mengalami penurunan dari tahun ke tahun, tapi Pemkab Kendal harus terus memberikan penekanan,” ujarnya.
Musrenbang berlangsung selama dua hari, yaitu pada Senin (25/3/2024) dan Selasa (26/3/2024).
Ketua DPRD Kabupaten Kendal sekaligus politisi tersebut juga mengusulkan penanganan jalan-jalan yang dalam kondisi rusak. Dalam catatannya, jalan kabupaten yang dalam kondisi rusak berat sepanjang 1.531 kilometer, rusak sedang 64.644 kilometer, rusak ringan 261.606 kilometer.
Makmun mengatakan, meski angka pengangguran mengalami penurunan, namun Pemkab Kendal harus terus memberi penekanan. Hal tersebut dia ungkapkan saat memberikan sambutan pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2025di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Senin (25/3/2024).
“Angka pengangguran memang sudah mengalami penurunan dari tahun ke tahun, tapi Pemkab Kendal harus terus memberikan penekanan,” ujarnya.
Musrenbang berlangsung selama dua hari, yaitu pada Senin (25/3/2024) dan Selasa (26/3/2024).
Ketua DPRD Kabupaten Kendal sekaligus politisi tersebut juga mengusulkan penanganan jalan-jalan yang dalam kondisi rusak. Dalam catatannya, jalan kabupaten yang dalam kondisi rusak berat sepanjang 1.531 kilometer, rusak sedang 64.644 kilometer, rusak ringan 261.606 kilometer.
Lihat Juga :