Adaptasi New Normal, Ini Strategi Bisnis Perhotelan di Jateng
Minggu, 14 Juni 2020 - 17:16 WIB
loading...
Berbagai pembenahan dan penyesuaian operasional hotel dilakukan guna menghadapi fase new normal. FOTO : SINDOnews/Ahmad Antoni
A
A
A
SEMARANG - Pelaku bisnis perhotelan yang selama ini terdampak pandemi COVID-19 menyambut positif berlakunya fase new normal atau tatanan kehidupan baru.
Mereka pun juga harus melakukan berbagai pembenahan dan penyesuaian operasional agar selalu terjaga keamanan, kesehatan dan keselamatan baik bagi tamu maupun karyawan hotel.
Ketua Indonesian Hotel General Manager (IHGM) DPD Jateng, Muhammad Noor Cholis mengatakan, new normal pada prinsipnya adalah berkegiatan atau beraktivitas menurut protokol kesehatan.
Menurutnya, bagi dunia perhotelan terutama bagi yang terus operasional semenjak awal hingga sekarang tidak temporary close, tentunya ini bukan hal baru karena dalam kesehariannya hotel sudah melakukan hal-hal yang mungkin sekarang dianggap new normal selama pandemi COVID-19.
“Karena waktu itu bukan (new normal), jadi kita sudah melakukannya. Ya tidak jauh dari protokol kesehatan dalam berkegiatan. Kegiatan kami adalah bisnis jasa , akomodasi, bisnis melayani tamu. Ada karyawan disana,” kata Noor Cholis kepada SINDOnews, Minggu (14/6/2020).
Mereka pun juga harus melakukan berbagai pembenahan dan penyesuaian operasional agar selalu terjaga keamanan, kesehatan dan keselamatan baik bagi tamu maupun karyawan hotel.
Ketua Indonesian Hotel General Manager (IHGM) DPD Jateng, Muhammad Noor Cholis mengatakan, new normal pada prinsipnya adalah berkegiatan atau beraktivitas menurut protokol kesehatan.
Menurutnya, bagi dunia perhotelan terutama bagi yang terus operasional semenjak awal hingga sekarang tidak temporary close, tentunya ini bukan hal baru karena dalam kesehariannya hotel sudah melakukan hal-hal yang mungkin sekarang dianggap new normal selama pandemi COVID-19.
“Karena waktu itu bukan (new normal), jadi kita sudah melakukannya. Ya tidak jauh dari protokol kesehatan dalam berkegiatan. Kegiatan kami adalah bisnis jasa , akomodasi, bisnis melayani tamu. Ada karyawan disana,” kata Noor Cholis kepada SINDOnews, Minggu (14/6/2020).
Lihat Juga :