Omicron Terus Mengancam, ITS Sediakan Ruangan Isolasi Mandiri
Selasa, 22 Februari 2022 - 02:02 WIB
loading...
A
A
A
Kebanyakan mahasiswa yang menempati ruangan isoman sendiri merupakan mahasiswa asal luar kota yang sudah terlanjur berada di Surabaya untuk mengikuti perkuliahan tatap muka (PTM) di ITS. Namun mereka tidak diperbolehkan dulu bermukim di rumah kos oleh pemiliknya lantaran terkonfirmasi COVID-19.
Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan oleh tenaga medis, rata-rata mahasiswa bergejala ringan yang menempati ruang isolasi dinyatakan sembuh dalam waktu tujuh hari. Saat ini, jumlah mahasiswa yang berada di ruangan isoman adalah lima orang, di mana jumlah tersebut sudah mengalami penurunan dibandingkan minggu-minggu awal puncak kenaikan kasus COVID-19 varian Omicron.
Menanggapi keadaan pandemi yang masih berlangsung, dosen Departemen Teknik Kelautan ini menegaskan bahwa ITS akan terus mengusahakan dan memberikan penanganan yang terbaik.
Untuk itu, ia berpesan agar seluruh sivitas akademika ITS tetap tenang dan terus menjaga protokol kesehatan baik di dalam maupun di luar lingkungan kampus. “Tingkatkan kesadaran masing-masing individu terhadap pentingnya protokol kesehatan karena pandemi ini belum berakhir,” katanya.
Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan oleh tenaga medis, rata-rata mahasiswa bergejala ringan yang menempati ruang isolasi dinyatakan sembuh dalam waktu tujuh hari. Saat ini, jumlah mahasiswa yang berada di ruangan isoman adalah lima orang, di mana jumlah tersebut sudah mengalami penurunan dibandingkan minggu-minggu awal puncak kenaikan kasus COVID-19 varian Omicron.
Menanggapi keadaan pandemi yang masih berlangsung, dosen Departemen Teknik Kelautan ini menegaskan bahwa ITS akan terus mengusahakan dan memberikan penanganan yang terbaik.
Untuk itu, ia berpesan agar seluruh sivitas akademika ITS tetap tenang dan terus menjaga protokol kesehatan baik di dalam maupun di luar lingkungan kampus. “Tingkatkan kesadaran masing-masing individu terhadap pentingnya protokol kesehatan karena pandemi ini belum berakhir,” katanya.
(don)
Lihat Juga :