KKB Teror Penembakan dan Pembakaran di Ilaga Papua, Pasukan TNI Polri Siaga 1

Sabtu, 19 Februari 2022 - 20:25 WIB
loading...
KKB Teror Penembakan dan Pembakaran di Ilaga Papua, Pasukan TNI Polri Siaga 1
Seluruh pasukan TNI/Polri yang berada di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua langsung siaga 1 pasca-penembakan, pembakaran terhadap karyawan dan mess PT MTT, Sabtu sore (19/2/2022). Foto pembakaran/Ist
A A A
ILAGA - Seluruh pasukan TNI/Polri yang berada di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua langsung siaga 1 pasca-penembakan, pembakaran terhadap karyawan dan mess PT MTT, Sabtu sore (19/2/2022) oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) . Berdasarkan informasi yang diterima MNC Media, seluruh pasukan TNI/Polri baik organik maupun BKO melakukan siaga 1 di Posnya masing-masing menyusul teror KKB di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

Baca : BREAKING NEWS! KKB Tembak Karyawan dan Bakar Mess PT MTT di Ilaga Papua

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, siaga 1 dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. "Jadi pasukan yang ada disana tetap bersiaga di posnya masing-masing," kata Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2022 ini.

Kombes Pol AM Kamal menyayangkan hal seperti bisa terjadi, karena TNI-Polri selalu berupaya melaksakan kegiatan dengan penuh kedamaian. Akan tetapi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) masih saja melakukan aksi kekerasan terhadap TNI-Polri dan Masyarakat.

"Kami TNI-Polri akan melaksanakan penindakan tegas terukur terhadap pelaku pelanggar hukum apalagi melakukan kekerasan menggunakan senjata api," tandasnya.

Baca juga : Sebelum Tembak Karyawan dan Bakar Mess PT MTT, KKB Serang Koramil Ilaga Papua

Sebelumnya Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dilaporkan melakukan serangkaian teror penembakan dan pembakaran di wilayah Ilaga Kabupaten Puncak, Papua, Sabtu (19/2/2022). Usai menembak anggota Kopasgat di Bandara Aminggaru, KKB melakukan penembakan terhadap Glen Sumampaw karyawan PT MTT. Akibatnya korban mengalami luka tembak pada bagian bawah ketiak kiri.
(sms)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1192 seconds (10.55#12.26)