Muncul di Dekat Permukiman, Buaya Pemangsa Resahkan Warga Raja Seberang
Jum'at, 18 Februari 2022 - 17:40 WIB
loading...
Buaya muara sepanjang empat meter muncul di Sungai Arut, dekat kawasan padat penduduk di RT 4, 5, dan 6 Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Foto/iNews TV/Sigit Dzakwan
A
A
A
KOTAWARINGIN BARAT - Kemunculan buaya muara di Sungai Arut, menggemparkan warga tiga RT di Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Buaya muara tersebut, berukuran sekitar empat meter.
Baca juga: Kalahkan Relawan Asing, Hili Bermodal Rp4 Juta Selamatkan Buaya Berkalung Ban di Palu
Dalam video amatir warga, terlihat buaya muara berkeliaran di dekat dermaga-dermaga milik penduduk. Warga di bantaran Sungai Aurt, Andi menyebut, buaya muara itu muncul sekitar dua hari terakhir.
Andi juga mengatakan, buaya nampak mondar-mandir di dekat permukiman padat penduduk yang masuk wilayah RT 4, 5, dan 6 Kelurahan Raja Seberang. "Beberapa kali buaya terlihat sembungi di bawah perahu-perahu milik warga," tuturnya.
Baca juga: Sempat Bebas Usai Ibunya Cabut Laporan, Anak Durharka di Jogjakarta Kembali Ditangkap karena Jual Perabotan
Kemunculan buaya muara ini, membuat warga mulai mengalami kecemasan karena kawatir buaya muara itu melakukan penyerangan terhadap penduduk yang beraktivitas di sungai. Biasanya buaya akan muncul pada sore hingga menjelang malam.
Baca juga: Kisruh Istilah Malang Halal City, Ini Tanggapan DPP Partai Perindo
Petugas BKSDA Kalimantan Tengah SKW II di Pangkalan Bun, terus mengimbau warga di bantara Sungai Arut untuk tidak beraktivitas di sungai, karena buaya muara tersebut dikenal sangat ganas.
Baca juga: Kalahkan Relawan Asing, Hili Bermodal Rp4 Juta Selamatkan Buaya Berkalung Ban di Palu
Dalam video amatir warga, terlihat buaya muara berkeliaran di dekat dermaga-dermaga milik penduduk. Warga di bantaran Sungai Aurt, Andi menyebut, buaya muara itu muncul sekitar dua hari terakhir.
Andi juga mengatakan, buaya nampak mondar-mandir di dekat permukiman padat penduduk yang masuk wilayah RT 4, 5, dan 6 Kelurahan Raja Seberang. "Beberapa kali buaya terlihat sembungi di bawah perahu-perahu milik warga," tuturnya.
Baca juga: Sempat Bebas Usai Ibunya Cabut Laporan, Anak Durharka di Jogjakarta Kembali Ditangkap karena Jual Perabotan
Kemunculan buaya muara ini, membuat warga mulai mengalami kecemasan karena kawatir buaya muara itu melakukan penyerangan terhadap penduduk yang beraktivitas di sungai. Biasanya buaya akan muncul pada sore hingga menjelang malam.
Baca juga: Kisruh Istilah Malang Halal City, Ini Tanggapan DPP Partai Perindo
Petugas BKSDA Kalimantan Tengah SKW II di Pangkalan Bun, terus mengimbau warga di bantara Sungai Arut untuk tidak beraktivitas di sungai, karena buaya muara tersebut dikenal sangat ganas.
(eyt)
Lihat Juga :