Kasus Penusukan Pelajar hingga Tewas di KBB Dipicu Rasa Sakit Hati
Kamis, 17 Februari 2022 - 16:57 WIB
loading...
A
A
A
Sementara tersangka Gilang mengaku tersinggung dengan ucapan korban. Saat itu dirinya sempat nelpon pacarnya yang sedang ada di rumah, dan di sela-sela telpon itu ada perkataan yang membuat dirinya tersinggung.
"Saya tersinggung oleh perkataannya, padahal tadinya mau kemping, udah bawa tas, makanya bawa pisau," kata pria yang sempat bergabung geng motor ini. Baca juga: Polisi Buru Pelaku Penusukan Pelajar di KBB, Identitasnya Sudah Dikantongi
Seperti diketahui pelajar kelas 2 SMA asal Kampung Saar Mutiara, RT 03/06, Desa Karang Tanjung, Kecamatan Cililin, KBB, ditusuk oleh dua orang pelaku sekitar pukul 21.30 WIB, Sabtu (12/2/2022).
Korban yang bernama Rudi Algifari atau Bobi (17) mengalami luka tusuk di bagian punggung belakang. Sempat dibawa ke rumah sakit oleh pihak keluarga, namun nyawanya tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (13/2/2022) pagi.
"Saya tersinggung oleh perkataannya, padahal tadinya mau kemping, udah bawa tas, makanya bawa pisau," kata pria yang sempat bergabung geng motor ini. Baca juga: Polisi Buru Pelaku Penusukan Pelajar di KBB, Identitasnya Sudah Dikantongi
Seperti diketahui pelajar kelas 2 SMA asal Kampung Saar Mutiara, RT 03/06, Desa Karang Tanjung, Kecamatan Cililin, KBB, ditusuk oleh dua orang pelaku sekitar pukul 21.30 WIB, Sabtu (12/2/2022).
Korban yang bernama Rudi Algifari atau Bobi (17) mengalami luka tusuk di bagian punggung belakang. Sempat dibawa ke rumah sakit oleh pihak keluarga, namun nyawanya tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (13/2/2022) pagi.
(don)
Lihat Juga :