Lorong Sayur, Ketahanan Pangan ala Yogya di Tengah Pandemi

Sabtu, 13 Juni 2020 - 18:15 WIB
loading...
Lorong Sayur, Ketahanan...
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi melakukan kunjungan ke Kelurahan Patangpuluhan, Sabtu (13/6/2020). FOTO/DOK.PEMKOT YOGYAKARTA
A A A
YOGYAKARTA - Semangat warga Kelurahan Patangpuluhan, Kecamatan Wirobrajan, Kota Yogyakarta dalam memanfaatkan lahan kosong untuk ketahanan pangan patut diacungi jempol. Lorong sayur yang awalnya dikembangkan untuk kepentingan lomba, kini telah dirasakan manfaatnya. Meski gagal mengikuti lomba lorong sayur karena pandemi virus corona (COVID-19), tapi mereka jelas sebagai juaranya.

Rapi dan hijau adalah dua kata yang tepat menggambarkan lingkungan di RW 07 Kelurahan Patangpuluhan. Gang-gang sempit telah disulap menjadi lorong sayur. Aneka sayuran ditanam dan ditata di kanan kiri jalan gang. Ada terong, cabai, kacang panjang, jagung manis, dan lainnya. Bahkan warga sudah beberapa kali panen sayuran.

"Kita memang gagal ikut lomba, tetapi kami adalah juaranya. Ini untuk menyemangati warga agar tetap mau ikut serta dalam pengembangan lorong sayur," kata Ketua RW 07 Patangpuluhan, Heli seperti dikutip dari situs resmi Pemkot Yogyakarta, Sabtu (13/6/2020). (Baca juga: Peran Penting Kemandirian Pangan Saat Pandemi Covid-19 )

Konsep lorong sayur ini awalnya memang untuk mengikuti lomba. Namun lomba gagal dilaksanakan lantaran adanya pandemi COVID-19. Warga yang sudah bersemangat menanam terus mengembangkannya. Dari awalnya hanya beberapa petak, kini menjadi lebih luas dengan memanfaatkan lahan kosong yang awalnya akan digunakan untuk membangun kantor Kelurahan Patangpuluhan.

"Tanah kosong ini yang awalnya akan dibangun kantor kelurahan dalam kondisi tidak terawat banyak rumput berduri lalu ada pohon besar di tengahnya," ujarnya.

Bersama warga lain, pihak RW lalu melakukan kerja bakti bersih-bersih tanah kosong tersebut dan mulai menanam sayuran. "Di belakang kami ada kolam lele yang kurang lebih sudah ada 2.000 ekor. Kami juga sudah beberapa kali panen dan dibagikan kepada warga sekitarnya," katanya.

Saat mengembangkan lahan ini warga sempat mengalami kesulitan mendapatkan sumber air untuk menyiram tanaman lantaran di tengah-tengah perkotaan tidak ada saluran irigasi. Lalu ada bantuan dari masyarakat berupa pompa air, dan satu di antara warga merelakan sumurnya untuk dijadikan sumber pengairan.

"Kami warga sekitar khawatir karena lahan ini akan dibangun kantor kelurahan, memang tidak dalam waktu dekat tetapi tetap menjadi kekhawatiran warga karena bercocok tanam ini menjadi hiburan warga," ucapnya.

Saat masa pandemi seperti saat ini lorong sayur dimanfaatkan untuk membantu warga yang terdampak COVID-19. Hasil panen dibagikan ke warga-warga yang membutuhkan sehingga ketahanan pangan dapat terwujud.

"Kita tidak tahu pandemi ini kapan selesainya, dengan adanya lahan ini paling tidak membantu walaupun sangat kecil," katanya.

Heli menambahkan setiap harinya warga bergantian merawat tanaman sayur dan lele. "Semua inisiatif warga, ibu-ibu biasanya melakukan pembibitan, lalu bapak-bapak pekerjaan yang sedikit lebih berat seperti mencangkul," katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi yang melakukan kunjungan ke Patangpuluhan mencoba menenangkan warga. "Jangan khawatir pembangunan tidak akan dalam waktu dekat, karena tidak mungkin jika dilakukan sekarang atau tahun depan kemungkinan pada 2022 baru bisa dibangun," katanya.

Heroe juga sempat berkeliling di area Patangpuluhan hingga turun ke dekat Sungai Code yang telah disulap menjadi tempat rekreasi warga. Terdapat gazebo, dan ruang terbuka untuk anak-anak bermain.

"Besok kalau memang harus pindah bisa diarahkan ke bawah (dekat sungai) karena masih banyak lahan di sana, dan dekat dengan air, ini bisa menjadi tempat rekreasi," katanya.

Heroe berharap kelompok tani di Patangpuluhan dapat mencontoh kelompok tani lainnya yang telah berjalan beberapa bulan bahkan tahun. "Saya harap di Patangpuluhan ini dapat mencontoh di Bausasran, Cokrodiningratan dan lainnya karena saat pandemi hasil dari lorong sayur ini dibagikan ke warga sekitar. Tidak hanya satu kelurahan bahkan ada yang dibagikan keluar kelurahan," ucap Heroe.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Karaton Ngayogyakarta...
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Perkuat Promosi Budaya dan Pariwisata Yogyakarta di Pasar Global
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Rekomendasi
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Berita Terkini
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved