Pemkab Lutra Kembali Jalankan Program Semalam di Desa pada Maret 2022
Kamis, 10 Februari 2022 - 23:04 WIB
loading...
A
A
A
Hal menarik lainnya, dalam program 'Semalam di Desa', terdapat kegiatan dialogis antara pemerintah dan masyarakat desa, yang dikemas ke dalam kegiatan 'Mata Pintar Menjawab', yang merupakan akronim dari Masyarakat Bertanya Pemerintah Menjawab. Menariknya, kegiatan ini masuk ke dalam TOP 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2019.
Kenapa program ini dilanjutkan, mengingat situasi masih pandemi Covid-19? Bupati Indah mengatakan bahwa pelaksanaan kembali program 'Semalam di Desa' tentu melalui pertimbangan yang jelas. Kata dia, saat ini Lutra masuk PPKM Level I berdasarkan asesmen Kemendes. Bahkan satu-satunya di Sulsel yang level satu.
“Mengamati perkembangan kasus per tanggal 7 Februari, Luwu Utara satu-satunya kabupaten di Sulsel yang berada pada level I. Atas pertimbangan tersebut, program semalam bersama warga desa kembali akan kita gelar dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Bupati Indah pada Rapat Konsultasi Program Semalam di Desa, Rabu (9/2/2022) lalu.
Apa yang menarik dari program ini? Pada program kali ini, Pemkab Lutra masih memprioritaskan desa-desa tertinggal berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM). Sementara desa yang sudah maju dan mandiri tidak lagi menjadi lokus. Untuk itu, ia meminta Dinas PMD menginventarisir desa kategori ketahanan ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan.
“Prinsipnya, program semalam di desa diharapkan dapat memberi dampak nyata pada kemajuan desa, sebab esensi dari program ini adalah untuk merasakan denyut nadi masyarakat. Bukankah tempat terbaik itu berada di tengah-tengah masyarakat,” jelas dia.
Kenapa program ini dilanjutkan, mengingat situasi masih pandemi Covid-19? Bupati Indah mengatakan bahwa pelaksanaan kembali program 'Semalam di Desa' tentu melalui pertimbangan yang jelas. Kata dia, saat ini Lutra masuk PPKM Level I berdasarkan asesmen Kemendes. Bahkan satu-satunya di Sulsel yang level satu.
“Mengamati perkembangan kasus per tanggal 7 Februari, Luwu Utara satu-satunya kabupaten di Sulsel yang berada pada level I. Atas pertimbangan tersebut, program semalam bersama warga desa kembali akan kita gelar dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Bupati Indah pada Rapat Konsultasi Program Semalam di Desa, Rabu (9/2/2022) lalu.
Apa yang menarik dari program ini? Pada program kali ini, Pemkab Lutra masih memprioritaskan desa-desa tertinggal berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM). Sementara desa yang sudah maju dan mandiri tidak lagi menjadi lokus. Untuk itu, ia meminta Dinas PMD menginventarisir desa kategori ketahanan ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan.
“Prinsipnya, program semalam di desa diharapkan dapat memberi dampak nyata pada kemajuan desa, sebab esensi dari program ini adalah untuk merasakan denyut nadi masyarakat. Bukankah tempat terbaik itu berada di tengah-tengah masyarakat,” jelas dia.
Lihat Juga :