Pedagang di Pasar Cileungsi Tolak Tes COVID-19, Kang Kamil: Ada Miskomunikasi
Jum'at, 12 Juni 2020 - 22:13 WIB
loading...
A
A
A
"Ternyata kuncinya bukan provokasi, tapi komunikasi, penjelasan. Saya kira dinamika di Jawa Barat tidak terlalu tinggi karena kalau edukasinya sudah masuk, relatif aman terkendali," katanya.
Kang Emil menambahkan, pihaknya kini memang tengah gencar melakukan tes COVID-19 secara masif di pasar-pasar tradisional untuk mengantisipasi pasar menjadi klaster-klaster baru penyebaran COVID-19 di Jabar.
"Kami meyakini banyak penjual dan pembeli tidak disiplin menggunakan masker, sehingga pembeli bisa menularkan kepada penjual dan penjual bisa menularkan kepada pembeli, seperti kasus di Kota Bandung, Cimahi, Bogor. Maka, kita fokuskan rapid test dan swab test di pasar," tandasnya.
Diketahui, video pengusiran tenaga medis yang hendak melaksanakan tes COVID-19 oleh pedagang Pasar Cileungsi viral di media sosial. Dalam video, para pedagang menolak tes COVID-19 dan meminta petugas pasar meninggalkan area pasar.
Kang Emil menambahkan, pihaknya kini memang tengah gencar melakukan tes COVID-19 secara masif di pasar-pasar tradisional untuk mengantisipasi pasar menjadi klaster-klaster baru penyebaran COVID-19 di Jabar.
"Kami meyakini banyak penjual dan pembeli tidak disiplin menggunakan masker, sehingga pembeli bisa menularkan kepada penjual dan penjual bisa menularkan kepada pembeli, seperti kasus di Kota Bandung, Cimahi, Bogor. Maka, kita fokuskan rapid test dan swab test di pasar," tandasnya.
Diketahui, video pengusiran tenaga medis yang hendak melaksanakan tes COVID-19 oleh pedagang Pasar Cileungsi viral di media sosial. Dalam video, para pedagang menolak tes COVID-19 dan meminta petugas pasar meninggalkan area pasar.
(awd)
Lihat Juga :