Pangeran Kuda Putih Resmi Dikukuhkan Menjadi Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon

Senin, 07 Februari 2022 - 09:29 WIB
loading...
Pangeran Kuda Putih...
Pangeran Heru Rusyamsi Arianatereja atau dikenal dengan sebutan Pangeran Kuda Putih dikukuhkan sebagai Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon dengan gelar Sultan Sepuh Jaenudin II Aria Natareja. Foto/iNews TV/M. Ridwan
A A A
CIREBON - Pangeran Kuda Putih, yang memiliki nama lengkap Pangeran Heru Rusyamsi Arianatereja, resmi dikukuhkan sebagai Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon. Dalam pengukuhan itu, Pangeran Kuda Putih juga menerima gelar Sultan Sepuh Jaenudin II Aria Natareja.

Baca juga: Sekelompok Orang Segel Gerbang Keraton Kasepuhan Cirebon Tepat di Hari Peringatan HUT RI ke 76

Pengukuhan Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon ini dilakukan, setelah Santana Kesultanan Cirebon, menolak adanya tiga orang yang telah dinobatkan menjadi Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon, dengan berbagai gelar yang diemban.



Proses pengukuhan Pangeran Kuda Putih sebagai Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon, dilaksanakan di Kamukten Pangeran Arya Kamuning, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Minggu (6/2/2022).

Baca juga: Ketagihan Seks, ASN di Mamuju Diringkus Polisi Usai Gerayangi 7 Santriwati

Menurut Juru Bicara Dzuriah Keturunan Sunan Gunungdjati, Raden Hamzaiyah, dasar deklarasi pengukuhan Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon tersebut, adalah merupakan hasil musyawarah dan mufakat setelah diteliti dari nasab, silsilah dan keturunannya.

"Melihat dari hasil penelitian nasab, silsilah, dan keturunan, akhirnya dalam musyawarah tersebut semua memiliki kemantaban hati untuk memilih Pangeran Kuda Putih dari Dzuriat Kanjeng Sunan Gunungdjati, menjadi Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon. Pangeram Kuda Putih merupakan keturunan dari almarhum Pangeran Cakrabuana selaku pendiri Kesultanan Cirebon," terangnya.

Selain itu, Raden Hamzaiyah juga menegaskan,penobatan Pangeran Kuda Putih sebagai Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon ini dilakukan, setelah Santana Kesultanan Cirebon, menolak adanya tiga orang yang telah dinobatkan menjadi Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon, dengan berbagai gelar yang diemban.

Baca juga: Polwan Cantik Manado Disebut Jadi Buron Usai Viral Video Asusila, Ini Kata Kabid Humas Polda Sulut

Santana Kesultanan Cirebon, menurut Raden Hamzaiyah menolak keberadaan tiga orang yang dikukuhkan sebagai Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon, karena ketiganya tidak sesuai nilai-nilai yang ditetapkan majelis tinggi adat Kesultanan Cirebon.

Raden Hamzaiyah menambahkan, dinobatkannya Pangeran Kuda Putih sebagai Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja, yaitu untuk menyelamatkan semua peninggalan dan kekayaan, baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak dari almarhum Kanjeng Sunan Gunungdjati.

Pengukuhan Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon, yang dilakukan oleh Dzuriah atau keturunan Kanjeng Sunan Gunungdjati ini, dikemas dalam acara silaturahmi Dzuriah Sunan Gunungdjati, yang dihadiri oleh para raja, sultan, dan juga datuk dari beberapa daerah yang ada di Nusantara.

Sedang dipilihnya Kamukten Aria Kemuning sebagai tempat silaturahmi Dzuriah Sunan Gunungdjati, karena tempat tersebut dulunya merupakan cikal bakal atau asal mula pusat pemerintahan almarhum Pangeran Arya Kamuning, yaitu putera dari Kanjeng Sunan Gunungdjati. Saat itu, pemerintahan Arya Kamuning meliputi wilayah Kuningan hingga perbatasan Cirebon Bagian Timur.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Deteksi Kesehatan Dini...
Deteksi Kesehatan Dini di Cirebon, 6 dari 10 Peserta Berisiko Tinggi
Batu Andesit Cirebon...
Batu Andesit Cirebon dan Pentingnya Peran Industri Lokal dalam PSN
55 Kendaraan Dilayani...
55 Kendaraan Dilayani di Bengkel CNG Cirebon selama Musim Mudik
Imbas Pembatasan Masuk...
Imbas Pembatasan Masuk Tol dan One Way, Antrean Truk dan Bus Mengular di Pantura Cirebon
Sterilisasi One Way...
Sterilisasi One Way Berdampak ke Jalur Pantura Cirebon, Truk dan Bus Dominasi Arah Jateng
Kena Fraud, OJK Suntik...
Kena Fraud, OJK Suntik Mati Perumda BPR Bank Cirebon
PLTU Cirebon-1 Batal...
PLTU Cirebon-1 Batal Pensiun Dini, Pemerintah Cari Alternatif yang Lebih Tua
Meteor Cirebon Jadi...
Meteor Cirebon Jadi Alarm Bahaya, Fisikawan IPB Ungkap Ancaman Asteroid hingga Badai Matahari
Rekomendasi
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
6 Jenderal Ditunjuk...
6 Jenderal Ditunjuk Menjadi Pangdam di Kodam Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved