Sekelompok Orang Segel Gerbang Keraton Kasepuhan Cirebon Tepat di Hari Peringatan HUT RI ke 76
Selasa, 17 Agustus 2021 - 15:29 WIB
loading...
Lebih dari seratus orang melakukan penyegelan dan menggembok gerbang akses pintu masuk Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat. Foto iNews TV/Miftahudin
A
A
A
CIREBON - Kisruh perebutan Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon , Jawa Barat makin meruncing dan tidak ada ujungnya. Dimana pada selasa siang (17/8/2021) lebih dari seratus orang melakukan penyegelan dan menggembok gerbang akses pintu masuk keraton. Akibatnya aktivitas di sekitar keraton sempat mengalami kelumpuhan.
![Sekelompok Orang Segel Gerbang Keraton Kasepuhan Cirebon Tepat di Hari Peringatan HUT RI ke 76]()
Sebelumnya dengan memanjat pagar keliling keraton massa merangsek masuk menuju bangunan utama keraton.
Baca : Dramatis Evakuasi 2 Pencari Walet yang Tewas di Jurang Sedalam 150 Meter
Mereka bermaksud menduduki Keraton Kasepuhan yang saat ini sedang berpolemik.
Santana Kesultanan Cirebon Pangeran Kuda Putih Raden Heru mengatakan, hal ini
bukan hanya persoalan perebutan tahta mahkota tapi juga meminta agar pengolahan keraton lebih transparan.
"Selama ini pengelolaan aset keraton yang dimiliki Kasepuhan hanya dikuasai segelintir orang saja," kata dia.
Apalagi, kata dia, dengan adanya polemik perebutan tahta sultan mahkota berakibat ketidak percayaan masyarakat kepada keraton.
Baca : Warga Cirebon Diimbau Tak Terprovokasi Konflik Keraton Kasepuhan

Sebelumnya dengan memanjat pagar keliling keraton massa merangsek masuk menuju bangunan utama keraton.
Baca : Dramatis Evakuasi 2 Pencari Walet yang Tewas di Jurang Sedalam 150 Meter
Mereka bermaksud menduduki Keraton Kasepuhan yang saat ini sedang berpolemik.
Santana Kesultanan Cirebon Pangeran Kuda Putih Raden Heru mengatakan, hal ini
bukan hanya persoalan perebutan tahta mahkota tapi juga meminta agar pengolahan keraton lebih transparan.
"Selama ini pengelolaan aset keraton yang dimiliki Kasepuhan hanya dikuasai segelintir orang saja," kata dia.
Apalagi, kata dia, dengan adanya polemik perebutan tahta sultan mahkota berakibat ketidak percayaan masyarakat kepada keraton.
Baca : Warga Cirebon Diimbau Tak Terprovokasi Konflik Keraton Kasepuhan
Lihat Juga :