Dinilai Sudah Tak Layak, Pedagang di Pasar Pakalu Bakal Direlokasi

Minggu, 06 Februari 2022 - 15:33 WIB
loading...
Dinilai Sudah Tak Layak,...
Pemerintah Kabupaten Maros, berencana akan merelokasi Pasar Pakalu yang terletak di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. Foto: Ilustrasi
A A A
MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros, berencana akan merelokasi para pedagang di Pasar Pakalu yang terletak di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Maros, To Wadeng, Minggu (6/2/2022). Pemindahan pasar ini dilakukan karena tingginya biaya retribusi yang dipungut dari para pedagang .

Baca Juga: Minyak Goreng Langka di Lutim, Dinas Koperindag UKM Sidak di Pasar Malili

"Biaya retribusi di Pasar Pakalu itu sekitar Rp200 ribu sampai Rp400 ribu perbulannya. Sementara pasar lain yang dikelolah oleh Pemda, biaya retribusi tertinggi itu hanya Rp150 ribu. Itupun sudah jenis ruko lantai dua," ujarnya.

To Wadeng menyebutkan, Pemda Maros tak lagi menerima pungutan atas biaya retribusi pedagang pasar pakalu. Karena yang menerima retribusi merupakan pemilik lahan. "Karena ketika kita menerima pungutan, itu akan membebani pedagang," sambungnya.

To Wadeng mengatakan, tingginya biaya retribusi tersebut dipicu akibat bangunan pasar tidak berdiri di lahan milik Pemda Maros .

"Kami sudah beberapa kali melakukan negosiasi bersama pihak TNI dalam hal ini Kodam XIV Hasanuddin sebagai pemilik lahan. Namun sampai hari ini belum ada kejelasan, sementara masyarakat kita sudah membutuhkan kehadiran Pemda terkait kejelasan nasib mereka dan pembenahan pasar itu sendiri," sebutnya.

Tak hanya itu, kondisi bangunan pasar pun sudah sangat memprihatikan. Sehingga dikhawatirkan, jika tidak direlokasi secepatnya maka akan menelan korban.

"Bangunannya sudah puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan. Karena memang ada ketentuan ketika itu bukan aset Pemda, maka tidak kita lakukan perbaikan," jelasnya.

Dia menuturkan, pihaknya telah menerima perintah dari Bupati Maros , untuk mencari alternatif lokasi pemindahan pasar. "Sudah ada tiga opsi lokasi pemindahan pasar. Insyaallah dalam waktu dekat akan kami ajukan untuk permintaan pembebasan lahan," tuturnya.

To Wadeng juga menjelaskan, lokasi baru ini dipastikan masih berada di Kecamatan Bantimurung. "Sebenarnya ada lokasi yang sangat strategis di belakang pasar, sayangnya itu sudah masuk Kecamatan Simbang," katanya.

Baca Juga: Kronologi Ganjar Pranowo Kecelakaan saat Gowes ke Relokasi Pasar Johar

"Kami estimasi kemarin, untuk pemindahan lahan saja, Rp2-3 miliar. Karena lahan di daerah tersebut harganya cukup tinggi. Untuk pembangunan pasar, kami upayakan meminta bantuan ke Kementerian Perdagangan," jelasnya.

Ia pun menargetkan relokasi Pasar Pakalu akan rampung tahun depan. Dia mengaku, sangat berat untuk merampungkan tahun ini. Karena untuk proses pembebasan lahan, pihaknya baru menganggarkan tahun ini.

"Untuk pembebasan lahannya sudah kami siapkan anggaran tahun ini. Otomatis pembangunan paling cepat tahun depan," tutupnya.

Da mengatakan, ada sekitar 700 pedagang yang berjualan di Pasar Pakalu ini. Dari informasi kepala pasar, ada 700 pedagang di Pasar Pakalu ini. Pedagang ini menjual kebutuhan sehari-hari.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerebek Pasar Tambun,...
Gerebek Pasar Tambun, Aldi Taher dan Lemonilo Sapa Para Pengunjung
Ikuti Perkembangan Zaman,...
Ikuti Perkembangan Zaman, Pasar Santa Direvitalisasi agar Lebih Modern
Pedagang Tolak Larangan...
Pedagang Tolak Larangan Penjualan Rokok di Pasar Tradisional
Bentuk Raperda Penyelenggaraan...
Bentuk Raperda Penyelenggaraan Pasar, DPRD Kota Bogor Libatkan Masyarakat
Pramono Minta Digitalisasi...
Pramono Minta Digitalisasi di Pasar Ditingkatkan: Copet Bisa Turun Drastis
Pedagang Dukung Rencana...
Pedagang Dukung Rencana Pemprov DKI Jakarta Revitalisasi Pasar Rawamangun
Dirut Bulog Sidak Keliling...
Dirut Bulog Sidak Keliling di Semarang, Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Aman
Pasar Kombongan Tampil...
Pasar Kombongan Tampil Lebih Modern Usai Revitalisasi Pemprov DKI
Yuni Shara Asyik Kepergok...
Yuni Shara Asyik Kepergok Jajan di Pasar Yogyakarta, Gaya Sederhana jadi Sorotan
Rekomendasi
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Berita Terkini
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, 68 Mitra Binaan di Medan Ikuti Program Sarinah Pandu
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved