Omicron Masuk Sulsel, Bandara Sultan Hasanuddin Akan Lakukan Random Check
Kamis, 27 Januari 2022 - 14:47 WIB
loading...
Pintu kedatangan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Pengelola Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sampai saat ini belum meningkatkan pengamanan sistem dan pemeriksaan terhadap penumpang pesawat. Sekalipun varian omicron telah terdeteksi di Sulsel.
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin, Wahyudi menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah menjalankan pemeriksaan sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah.
Baca juga:Kasus Omicron Tembus 1.766 Orang, Tersebar di 20 Kabupaten dan Kota
"Antisipasi bandara untuk varian Covid omicron masih sama seperti sebelum-sebelumnya. Kita mengikuti perintah tim gugus nasional. Memastikan protokol kesehatan berjalan di bandara, pemeriksaan suhu tubuh, melakukan cuci tangan, mengaktifkan aplikasi peduli lindungi dan menyediakan sanitizer di tempat-tempat tertentu," jelasnya.
Terkait omicron kata Wahyudi, manajemen bandara masih perlu melakukan koordinasi ke pemerintah daerah. Sebab, fungsi bandara hanya sebagai pendukung kegiatan penanganan omicron. Ke depannya kata dia, pihak bandara kemungkinan akan melakukan random check kepada penumpang yang datang ke Bandara Sultan Hasanuddin.
"Bisa saja kami melakukan kembali random check seperti yang dilakukan saat arus mudik Natal tahun lalu. Random check ini dilakukan bagi 100 orang penumpang perhari," ujarnya.
Dia mengaku siap mendukung dan menyediakan layanan random check lagi, jika pemerintah daerah kembali ingin melakukan pelayanan tersebut.
Baca juga:Pasien Omicron di Takalar Diduga Tertular Transmisi Lokal
"Kalau yang melakukan random check itu mungkin yang pasnya itu pemerintah daerah. Prinsipnya Angkasa Pura siap men-support pemerintah dalam penanganan omicron," pungkasnya.
Sementara itu, Sub Kordinator Substansi Kesehatan Matra dan Lintas Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan Makassar, dr Andi Lukman Hakim Amin menambahkan, pihaknya tidak membuat pemeriksaan yang spesifik untuk mengantisipasi masuknya varian omicron di Sulsel. Karena pemeriksaan yang telah dilakukan di Bandara merupakan standar protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
"Kita hanya memastikan jangan sampai ada penumpang yang tidak mengikuti prokol kesehatan yang ditentukan. Misalnya surat antigen dan PCRnya exspired. Makanya kami berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura dan maskapai penerbangan untuk bersama-sama memastikan hal tersebut," ujarnya.
Baca juga:5 Perbedaan Virus Corona Biasa dengan Omicron, Anda Wajib Tahu!
Selain itu kata Lukman, pihaknya telah melakukan pemeriksaan di pintu gerbang, baik yang masuk maupun keluar Sulsel sudah diantisipasi sejak dahulu sesuai ketetapan satuan Covid nasional.
"Setiap orang yang akan berangkat dan tiba, sudah harus melalui pemeriksaan swab dan PCR, mereka juga sudah vaksin satu dan dua. Jadi kami hanya memastikan mereka yang melakukan penerbangan sudah mengantongi surat keterangan," jelasnya.
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin, Wahyudi menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah menjalankan pemeriksaan sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah.
Baca juga:Kasus Omicron Tembus 1.766 Orang, Tersebar di 20 Kabupaten dan Kota
"Antisipasi bandara untuk varian Covid omicron masih sama seperti sebelum-sebelumnya. Kita mengikuti perintah tim gugus nasional. Memastikan protokol kesehatan berjalan di bandara, pemeriksaan suhu tubuh, melakukan cuci tangan, mengaktifkan aplikasi peduli lindungi dan menyediakan sanitizer di tempat-tempat tertentu," jelasnya.
Terkait omicron kata Wahyudi, manajemen bandara masih perlu melakukan koordinasi ke pemerintah daerah. Sebab, fungsi bandara hanya sebagai pendukung kegiatan penanganan omicron. Ke depannya kata dia, pihak bandara kemungkinan akan melakukan random check kepada penumpang yang datang ke Bandara Sultan Hasanuddin.
"Bisa saja kami melakukan kembali random check seperti yang dilakukan saat arus mudik Natal tahun lalu. Random check ini dilakukan bagi 100 orang penumpang perhari," ujarnya.
Dia mengaku siap mendukung dan menyediakan layanan random check lagi, jika pemerintah daerah kembali ingin melakukan pelayanan tersebut.
Baca juga:Pasien Omicron di Takalar Diduga Tertular Transmisi Lokal
"Kalau yang melakukan random check itu mungkin yang pasnya itu pemerintah daerah. Prinsipnya Angkasa Pura siap men-support pemerintah dalam penanganan omicron," pungkasnya.
Sementara itu, Sub Kordinator Substansi Kesehatan Matra dan Lintas Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan Makassar, dr Andi Lukman Hakim Amin menambahkan, pihaknya tidak membuat pemeriksaan yang spesifik untuk mengantisipasi masuknya varian omicron di Sulsel. Karena pemeriksaan yang telah dilakukan di Bandara merupakan standar protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
"Kita hanya memastikan jangan sampai ada penumpang yang tidak mengikuti prokol kesehatan yang ditentukan. Misalnya surat antigen dan PCRnya exspired. Makanya kami berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura dan maskapai penerbangan untuk bersama-sama memastikan hal tersebut," ujarnya.
Baca juga:5 Perbedaan Virus Corona Biasa dengan Omicron, Anda Wajib Tahu!
Selain itu kata Lukman, pihaknya telah melakukan pemeriksaan di pintu gerbang, baik yang masuk maupun keluar Sulsel sudah diantisipasi sejak dahulu sesuai ketetapan satuan Covid nasional.
"Setiap orang yang akan berangkat dan tiba, sudah harus melalui pemeriksaan swab dan PCR, mereka juga sudah vaksin satu dan dua. Jadi kami hanya memastikan mereka yang melakukan penerbangan sudah mengantongi surat keterangan," jelasnya.
(luq)
Lihat Juga :