Penampakan Video Pembunuhan Sadis yang Korbannya Tewas dengan Pisau Menancap di Punggung
Selasa, 25 Januari 2022 - 20:11 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tuah Sakti Panglima Burung, Sosok Gaib yang Jaga Suku Dayak saat Teraniaya dan Perang
Selain itu, juga nampak seorang wanita mengenakan baju merah mencoba menahan pria bertubuh tegap itu, namun justru didamprat oleh pria tersebut. Di sekitar TKP nampak dua warga nampak berdiri, dan hanya melihat kejadian tersebut, tanpa memberikan pertolongan terhadap korban yang nampak meringkuk di jalan dengan kondisi bersimbah darah.
Dari keterangan petugas kepolisian, diketahui pria bertubuh tegap yang memegang sebilah belati tersebut, merupakan residivis kasus pembunuhan bernama Dani (30) warga Kelurahan Kuto Batu. Video tersebut juga beredar luas di media sosial, sehingga menjadi viral.
Kanit Reskrim Polsek Ilir Timur Dua, AKP Firmansyah menjelaskan, bahwa memang benar video yang viral tersebut adalah pelaku pembunuhan. "Dalam video terlihat pelaku masih memegang pisau yang digunakannya membunuh korban," tuturnya.
Baca juga: Kisah Tragis Warga Desa Miliarder di Tuban, Kini untuk Makan Terpaksa Harus Jual Sapi
Selain itu, juga nampak seorang wanita mengenakan baju merah mencoba menahan pria bertubuh tegap itu, namun justru didamprat oleh pria tersebut. Di sekitar TKP nampak dua warga nampak berdiri, dan hanya melihat kejadian tersebut, tanpa memberikan pertolongan terhadap korban yang nampak meringkuk di jalan dengan kondisi bersimbah darah.
Dari keterangan petugas kepolisian, diketahui pria bertubuh tegap yang memegang sebilah belati tersebut, merupakan residivis kasus pembunuhan bernama Dani (30) warga Kelurahan Kuto Batu. Video tersebut juga beredar luas di media sosial, sehingga menjadi viral.
Kanit Reskrim Polsek Ilir Timur Dua, AKP Firmansyah menjelaskan, bahwa memang benar video yang viral tersebut adalah pelaku pembunuhan. "Dalam video terlihat pelaku masih memegang pisau yang digunakannya membunuh korban," tuturnya.
Baca juga: Kisah Tragis Warga Desa Miliarder di Tuban, Kini untuk Makan Terpaksa Harus Jual Sapi
Lihat Juga :