Gubernur Khofifah Minta Penanganan Omicron Dilakukan Secara Komprehensif
Selasa, 25 Januari 2022 - 04:05 WIB
loading...
A
A
A
Tanggal 26 nanti direncanakan juga akan datang lagi sebanyak 164 orang. “Semua harus siap untuk melakukan karantina dan memberikan layanan terbaik kepada para tenaga migran,” ujarnya.
Orang nomor satu di Jatim itu meminta kepada semua pihak untuk kembali turun menangani dan mencegah meningkatnya varian Omicron. Termasuk pelibatan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa.
"Pentahelix ini mari kita ajak kembali untuk turun dan menggandeng kampus kampus bergerak bersama memberi pemahaman kepada masyarakat,” tandas Khofifah.
Sementara itu, pakar epidemiologi dari Universitas Airlangga (Unair), Dr Windhu Purnomo menyatakan, bahwa terdapat dua strategi mengantisipasi Omicron. Pertama adalah disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes) dan kedua vaksinasi.
"Jadi dua perisai yang harus kita punyai. Disiplin penerapan Prokes menjadi perisai pertama dan vaksin menjadi perisa kedua dari bahaya Omicron," terangnya.
Orang nomor satu di Jatim itu meminta kepada semua pihak untuk kembali turun menangani dan mencegah meningkatnya varian Omicron. Termasuk pelibatan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa.
"Pentahelix ini mari kita ajak kembali untuk turun dan menggandeng kampus kampus bergerak bersama memberi pemahaman kepada masyarakat,” tandas Khofifah.
Sementara itu, pakar epidemiologi dari Universitas Airlangga (Unair), Dr Windhu Purnomo menyatakan, bahwa terdapat dua strategi mengantisipasi Omicron. Pertama adalah disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes) dan kedua vaksinasi.
"Jadi dua perisai yang harus kita punyai. Disiplin penerapan Prokes menjadi perisai pertama dan vaksin menjadi perisa kedua dari bahaya Omicron," terangnya.
(don)
Lihat Juga :