Gempa Talaud M6,1 Rusak 8 Rumah Warga dan 1 Gereja
Sabtu, 22 Januari 2022 - 21:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Nyanyian Kepala Dinas PUPR, Berujung Pencopotan Kapolres OKU Timur
Sedangkan di Kecamatan Damau, lima rumah warga mengalami kerusakan dindingnya roboh, yakni rumah milik keluarga Mamangge-Tatambu di Desa Taduwale, keluarga Balaira-Hako, di Desa Taduwale, keluarga Tuage-Biasa di Desa Taduwale, keluarga Mendingan-Ansiga di Desa Damau, dan keluarga Pongo-Bagunda di Desa Damau.
"Sementara di Kelurahan Lirung 1, Kecamatan Lirung, dinding dapur rumah milik keluarga Maariwuth-Maarisit roboh," ujar Lydia. Selain itu, seorang pekerja bangunan, Yosep Lembong (61) terjatuh dari atas kuda-kuda saat sedang memasang batako di Puskesmas Damau. Yang bersangkutan sudah ditangani di Puskesmas Damau, Kecamatan Damau, dan dalam kondisi sehat.
Baca juga: Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Bus di Tol Cipali, 2 Tewas dan 4 Luka Berat
Masyarakat masih tetap siaga apabila terjadi kejadian gempa susulan yang sampai saat ini sudah terjadi 10 kali gempa susulan. "Kami telah membentuk pos pemantauan di kantor BPBD Talaud, serta berkoordinasi dengan instansi terkait, pemerintah kecamatan dan desa se-Kabupaten Kepulauan Talaud," pungkas Lydia.
Sedangkan di Kecamatan Damau, lima rumah warga mengalami kerusakan dindingnya roboh, yakni rumah milik keluarga Mamangge-Tatambu di Desa Taduwale, keluarga Balaira-Hako, di Desa Taduwale, keluarga Tuage-Biasa di Desa Taduwale, keluarga Mendingan-Ansiga di Desa Damau, dan keluarga Pongo-Bagunda di Desa Damau.
"Sementara di Kelurahan Lirung 1, Kecamatan Lirung, dinding dapur rumah milik keluarga Maariwuth-Maarisit roboh," ujar Lydia. Selain itu, seorang pekerja bangunan, Yosep Lembong (61) terjatuh dari atas kuda-kuda saat sedang memasang batako di Puskesmas Damau. Yang bersangkutan sudah ditangani di Puskesmas Damau, Kecamatan Damau, dan dalam kondisi sehat.
Baca juga: Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Bus di Tol Cipali, 2 Tewas dan 4 Luka Berat
Masyarakat masih tetap siaga apabila terjadi kejadian gempa susulan yang sampai saat ini sudah terjadi 10 kali gempa susulan. "Kami telah membentuk pos pemantauan di kantor BPBD Talaud, serta berkoordinasi dengan instansi terkait, pemerintah kecamatan dan desa se-Kabupaten Kepulauan Talaud," pungkas Lydia.
(eyt)
Lihat Juga :