Hari Jadi Luwu dan HPRL Momen Satukan Tekad untuk Luwu Raya
Sabtu, 22 Januari 2022 - 08:58 WIB
loading...
Suasana Resepsi Agung Hari Jadi Luwu 754, Pekan Budaya Tana 2022. Di Istana Kedatuan Luwu, Jumat (21/1/2022). Foto: Sindonews/Chaerudin
A
A
A
LUWU - Empat Kepala Daerah di Tana Luwu, Bupati Luwu, Basmin Mattayang, Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dan Bupati Luwu Timur, Budiman, sepakat mendorong kesamaan tekad untuk memajukan Luwu Raya.
Termasuk diantaranya percepatan mendorong terbentuknya Kabupaten Luwu Tengah dan terciptanya Provinsi Luwu Raya.
Baca Juga: Judas Amir dan Datu Luwu Hadiri Resepsi Agung Hari Jadi Luwu
Bupati Luwu, Basmin Mattayang, menyampaikan memperingati Hari Jadi Luwu ke-754 dan hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-76 itu adalah momentum sejarah. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.
Dirinya mengatakan, memperingati, Hari Perlawanan Rakyat Luwu itu adalah sebagai bukti bahwa generasi pelanjut ini konsisten menghargai jasa para pahlawan pendahulu. "Begitu juga dengan para tokoh yang terkait dalam Perjuangan Rakyat Luwu, sama juga, semua ini pemimpin sejarah yang digoreskan oleh para pendahulu kita yang harus kita junung tinggi umtuk memaknai kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.
Mengenai Luwu Tengah, Basmin Mattayang, berpendapat, sebagai pemerintah memang harus berusaha maksimal upaya pembentukan Luwu Tengah dan itu telah dilakukan pemerintah dan seluruh pihak di Tana Luwu.
"Bahkan telah saya lakukan sejak periode pertama saja menjabat sebagai Bupati Luwu. Perlu pula kita ketahui bersama, persoalan pemekaran Luwu Tengah saat ini ranahnya sudah di tangan pemerintah pusat dan itu kita ketahui bersama terkendala kebijakan moratorium, regulasi yang harus dijunjung tinggi," ujarnya.
Termasuk diantaranya percepatan mendorong terbentuknya Kabupaten Luwu Tengah dan terciptanya Provinsi Luwu Raya.
Baca Juga: Judas Amir dan Datu Luwu Hadiri Resepsi Agung Hari Jadi Luwu
Bupati Luwu, Basmin Mattayang, menyampaikan memperingati Hari Jadi Luwu ke-754 dan hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-76 itu adalah momentum sejarah. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.
Dirinya mengatakan, memperingati, Hari Perlawanan Rakyat Luwu itu adalah sebagai bukti bahwa generasi pelanjut ini konsisten menghargai jasa para pahlawan pendahulu. "Begitu juga dengan para tokoh yang terkait dalam Perjuangan Rakyat Luwu, sama juga, semua ini pemimpin sejarah yang digoreskan oleh para pendahulu kita yang harus kita junung tinggi umtuk memaknai kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.
Mengenai Luwu Tengah, Basmin Mattayang, berpendapat, sebagai pemerintah memang harus berusaha maksimal upaya pembentukan Luwu Tengah dan itu telah dilakukan pemerintah dan seluruh pihak di Tana Luwu.
"Bahkan telah saya lakukan sejak periode pertama saja menjabat sebagai Bupati Luwu. Perlu pula kita ketahui bersama, persoalan pemekaran Luwu Tengah saat ini ranahnya sudah di tangan pemerintah pusat dan itu kita ketahui bersama terkendala kebijakan moratorium, regulasi yang harus dijunjung tinggi," ujarnya.
Lihat Juga :