Viral! Gadis Manado Diperkosa hingga Pendarahan Hebat Ini Penjelasan Dokter
Jum'at, 21 Januari 2022 - 20:40 WIB
loading...
A
A
A
Menurut keterangan dari dokter spesialis anak, Hesti Lestari, bahwa setelah korban CT dibawa ke Rumah Sakit Wolter Monginsidi, lebih dulu tangani secara gawat darurat mengingat kondisi CT sudah lemas.
Setelah dirawat di unit gawat darurat selama 10 hari, korban CT sudah melewati masa kritis. Untuk itu langsung dilakukan pemeriksaan lanjutan, dan ditemukan sejumlah luka lebam, serta pendarahan di alat kelamin korban CT. Selain itu juga ditemukan kelumpuhan tubuh sebelah kiri.
Baca juga: Korban Tabrakan Simpang Rapak Berserakan di Tengah Jalan Ini Penampakannya
"Korban CT setelah diperiksa lebih lanjut ternyata diduga mengidap leukemia atau lebih dikenal kanker darah, dan juga korban mengalami pendarahan di otak sebelah kanan yang menyebabkan lumpuh sebelah kiri tubuh korban," kata Hesti Lestari, Jumat (21/1/2022).
Hesti Lestari juga melakukan pemeriksaan Visum Et Repertum (VER), dan hasilnya diberikan kepada kepolisian untuk sebagai alat bukti. "Korban saat ini dirawat diruang Estela Rumah Sakit Prof. Kandou, dan untuk pemeriksaan dugaan kekerasan seksual ternyata benar selaput darah CT sudah robek," katanya.
Setelah dirawat di unit gawat darurat selama 10 hari, korban CT sudah melewati masa kritis. Untuk itu langsung dilakukan pemeriksaan lanjutan, dan ditemukan sejumlah luka lebam, serta pendarahan di alat kelamin korban CT. Selain itu juga ditemukan kelumpuhan tubuh sebelah kiri.
Baca juga: Korban Tabrakan Simpang Rapak Berserakan di Tengah Jalan Ini Penampakannya
"Korban CT setelah diperiksa lebih lanjut ternyata diduga mengidap leukemia atau lebih dikenal kanker darah, dan juga korban mengalami pendarahan di otak sebelah kanan yang menyebabkan lumpuh sebelah kiri tubuh korban," kata Hesti Lestari, Jumat (21/1/2022).
Hesti Lestari juga melakukan pemeriksaan Visum Et Repertum (VER), dan hasilnya diberikan kepada kepolisian untuk sebagai alat bukti. "Korban saat ini dirawat diruang Estela Rumah Sakit Prof. Kandou, dan untuk pemeriksaan dugaan kekerasan seksual ternyata benar selaput darah CT sudah robek," katanya.
(eyt)
Lihat Juga :