Viral! Gadis Manado Diperkosa hingga Pendarahan Hebat Ini Penjelasan Dokter

Jum'at, 21 Januari 2022 - 20:40 WIB
loading...
Viral! Gadis Manado...
Kapolda Sulut, Irjen Pol. Mulyatno memberikan keterangan pers terkait penanganan kasus pencabulan gadis Manado, berinisial CT. Foto/MPI/Arther Loupatty
A A A
MANADO - Peristiwa memilukan menimpa seorang gadis Manado, berinisial CT. Gadis cantik yang masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut, menjadi korban pemerkosaan hingga menderita pendarahan hebat.

Baca juga: Gadis Manado Diperkosa hingga Pendarahan Hebat, Polisi Serius Lakukan Penyelidikan

Kasus pemerkosaan ini telah dilaporkan ibu korban, berinisial HS ke Polresta Manado pada 28 Desember 2021. Peristiwa pemerkosaan terhadap gadis Manado tersebut, menjadi atensi khusus Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol. Mulyatno.



Peristiwa yang memilukan ini terjadi dari awal Desember 2021, dan baru diketahui ibu korban saat pulang ke rumah. Saat itu, korban mengalami pendarahan yang cukup hebat, dan awalnya diduga akibat mengalami haid.

Baca juga: Tangis Pecah di Balikpapan, Warga Menyaksikan Korban Kecelakaan Maut Terseret di Jalan

Ternyata selama dua minggu, CT itu mengalami pendarahan hebat, sehingga melihat kondisi korban yang sudah lemas, ibu korban kemudian membawanya ke Rumah Sakit Wolter Monginsidi untuk dilakukan pertolongan dan perawatan secara medis.

Menurut keterangan dari dokter spesialis anak, Hesti Lestari, bahwa setelah korban CT dibawa ke Rumah Sakit Wolter Monginsidi, lebih dulu tangani secara gawat darurat mengingat kondisi CT sudah lemas.

Setelah dirawat di unit gawat darurat selama 10 hari, korban CT sudah melewati masa kritis. Untuk itu langsung dilakukan pemeriksaan lanjutan, dan ditemukan sejumlah luka lebam, serta pendarahan di alat kelamin korban CT. Selain itu juga ditemukan kelumpuhan tubuh sebelah kiri.

Baca juga: Korban Tabrakan Simpang Rapak Berserakan di Tengah Jalan Ini Penampakannya

"Korban CT setelah diperiksa lebih lanjut ternyata diduga mengidap leukemia atau lebih dikenal kanker darah, dan juga korban mengalami pendarahan di otak sebelah kanan yang menyebabkan lumpuh sebelah kiri tubuh korban," kata Hesti Lestari, Jumat (21/1/2022).

Hesti Lestari juga melakukan pemeriksaan Visum Et Repertum (VER), dan hasilnya diberikan kepada kepolisian untuk sebagai alat bukti. "Korban saat ini dirawat diruang Estela Rumah Sakit Prof. Kandou, dan untuk pemeriksaan dugaan kekerasan seksual ternyata benar selaput darah CT sudah robek," katanya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
Dari Satlantas Manado...
Dari Satlantas Manado ke Propam, Karier Moncer Polwan Iptu Priscilla Tissy Atotoy
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
LPSK Telusuri Jumlah...
LPSK Telusuri Jumlah Pasti Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Dampingi Korban Kekerasan...
Dampingi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Pati, Eva Monalisa: Kami Kawal Sampai Tuntas!
Tersangka sejak 2025,...
Tersangka sejak 2025, Polisi Intensifkan Buru DPO Kekerasan Seksual di Jakut
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
UI Jatuhkan Sanksi Kasus...
UI Jatuhkan Sanksi Kasus KSBE di Fakultas Hukum, 15 Terlapor Terbukti Melanggar
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Rekomendasi
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Saat Messi Bersinar,...
Saat Messi Bersinar, Ronaldo Justru Tenggelam
Berita Terkini
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved