Penataan Tiga Simpang Jalan di Makassar Dianggarkan Rp15 Miliar
Jum'at, 21 Januari 2022 - 21:24 WIB
loading...
Pemkot Makassar melalui Dinas PU menganggarkan Rp15 miliar untuk penataan tiga simpang jalan rawan macet. Foto: Muchtamir Zaide/SINDOnews
A
A
A
MAKASSAR - Pemkot Makassar menyiapkan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk penataan simpang jalan. Anggaran tersebut dibagi untuk tiga titik simpang jalan yang rawan macet .
Penataan simpang jalan tersebut dinamai Smart Panyingkulu. Program ini menjadi salah satu prioritas Pemkot Makassar yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar melalui APBD 2022.
Baca Juga: PPID Pembantu Dinas PU Makassar Dukung Keterbukaan Informasi Publik
"Kita akan perluas jalanannya. Jadi nanti saat orang belok akan leluasa, penumpukan kendaraan akan terminimalisasi,” ujar Kepala Seksi Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU , Darlis, Jumat (21/1/2022).
Untuk tahun ini, ada tiga titik yang akan disasar terlebih dahulu untuk melakukan penataan simpang jalan tersebut. Yakni di simpang Jalan Andi Djemma-AP Pettarani, Rappocini-AP Pettarani, termasuk simpang BTP-Tallasa City-Perintis Kemerdekaan yang akan dibangun menyerupai bundaran HI Jakarta.
"Bundaran BTP paling besar anggarannya Rp10 miliar, persimpangan di Landak (Andi Djemma-Pettarani) Rp2,5 miliar, dan Rappocini Rp2,5 miliar," beber Darlis.
Sejauh ini, pihaknya masih sementara berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Pasalnya, titik-titik yang akan disasar terkoneksi dengan jalan nasional yang menjadi kewenangan BBPJN.
Penataan simpang jalan tersebut dinamai Smart Panyingkulu. Program ini menjadi salah satu prioritas Pemkot Makassar yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar melalui APBD 2022.
Baca Juga: PPID Pembantu Dinas PU Makassar Dukung Keterbukaan Informasi Publik
"Kita akan perluas jalanannya. Jadi nanti saat orang belok akan leluasa, penumpukan kendaraan akan terminimalisasi,” ujar Kepala Seksi Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU , Darlis, Jumat (21/1/2022).
Untuk tahun ini, ada tiga titik yang akan disasar terlebih dahulu untuk melakukan penataan simpang jalan tersebut. Yakni di simpang Jalan Andi Djemma-AP Pettarani, Rappocini-AP Pettarani, termasuk simpang BTP-Tallasa City-Perintis Kemerdekaan yang akan dibangun menyerupai bundaran HI Jakarta.
"Bundaran BTP paling besar anggarannya Rp10 miliar, persimpangan di Landak (Andi Djemma-Pettarani) Rp2,5 miliar, dan Rappocini Rp2,5 miliar," beber Darlis.
Sejauh ini, pihaknya masih sementara berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Pasalnya, titik-titik yang akan disasar terkoneksi dengan jalan nasional yang menjadi kewenangan BBPJN.
Lihat Juga :