Sejumlah Kapal Urung Melaut karena Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Rabu, 19 Januari 2022 - 19:52 WIB
loading...
Sejumlah Kapal Urung...
Sejumlah Kapal bersandar di Maccini Baji Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, pada Rabu, (19/01/2022). Foto: Sindonews/Muhammad Subhan
A A A
PANGKEP - Sejumlah Kapal Kargo dan Kapal Nelayan Transportasi antar pulau terlihat bersandar di dermaga Pelabuhan Maccini Baji, di Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, pada Rabu, (19/01/2022).

Kapal-kapal ini sudah sepekan lebih bersandar di dermaga pelabuhan, pemilik kapal enggan berlayar lantaran ketinggian ombak di perairan laut Pangkep mencapai 1,5 hingga 2,5 meter dengan kecepatan angin mencapai 300 knot.

Baca Juga: Cuaca Buruk, Pesawat yang Hendak Mendarat Dialihkan ke Balikpapan

Akibat Cuaca Ekstrem inilah, Unit Pelabuhan Kelas II Maccini Baji Syahbandar Pangkep mengeluarkan maklumat pelayaran, untuk sementara menunda Kapal-kapal berlayar dari pelabuhan Maccini Baji dan wilayah kerja Pelabuhan Biringkassi .

Penundaan berlayar dilakukan berdasarkan surat edaran dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terkait dengan cuaca ekstrem dan gelombang tinggi yang melanda perairan Sulawesi hingga beberapa hari ke depan.

Salah seorang warga yang merupakan Nahkoda Kapal Darmawi mengatakan, sudah beberapa hari berada di dermaga pelabuhan , dirinya enggan melaut lantaran belum ada izin dari pihak syahbandar untuk berlayar.

"Sudah 10 hari belum berangkat, belum ada izin dari syahbandar untuk berlayar akibat faktor cuaca. Informasi dari pulau ketinggian gelombang sekitar 2 meteran lebih, sejauh ini masih bermalam di dermaga sambil menunggu izin dari syahbandar. Tujuannya ke Kecamatan Liukang Tangayya mengangkut sembako, kecamatan terluar Pangkep berbatasan pulau NTB Lombok," ujarnya.

Kepala Kantor Syahbandar kelas II Maccini Baji Kapten Ramlah menuturkan, penundaan izin berlayar sementara dikeluarkan untuk menghindari bahaya akibat cuaca ekstrem.

"Untuk mengenai cuaca buruk kami akan menunda kapal-kapal yang akan berangkat dari pelabuhan Maccini Baji dan pelabuhan Biring Kassi dengan tetap memperhatikan perkiraan cuaca dari BMKG," katanya.

Baca Juga: Cuaca Buruk, Harga Cabai dan Sayuran di Brebes Melonjak 100 Persen

Dirinya mengatakan, y melihat perkiraan cuaca dari BMKG yang mana saat ini ketinggian gelombang sudah 1,5 sampai dengan 2,5 meter terus kecepatan angin 300 knot.

"Kami antisipasi dengan mengeluarkan maklumat pelayaran untuk menunda kapal kapal yang akan berlayar dari pelabuhan Maccini Baji dan wilayah kerja kami pelabuhan Biring Kassi," tegasnya.

Pihak Syahbandar Pangkep pun mengkondisikan, jika dalam beberapa hari ke depan cuaca kembali normal, maka kapal- kapal yang sempat mengalami penundaan berlayar akan kembali diperbolehkan untuk berlayar menuju tujuan masing-masing.

Diketahui Selama cuaca ekstrem terjadi, Petugas Syahbandar intens mensosialisasikan kepada pemilik kapal dan nelayan untuk selalu memperhatikan peralatan keselamatan dan peralatan navigasi dan harus berpedoman ke BMKG.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Cuaca Buruk di Bandara...
Cuaca Buruk di Bandara Soekarno-Hatta, Petugas Respons Cepat
12 Penerbangan di Bandara...
12 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan Imbas Cuaca Buruk
Kapal-kapal Wisata Berbendera...
Kapal-kapal Wisata Berbendera Asing di Teluk Jakarta Disegel, Ini Alasannya
Kepadatan Puncak Arus...
Kepadatan Puncak Arus Balik 2026, 6 Kapal Tambahan Disiapkan di Pelabuhan Bakauheni
Ribuan Kapal Menumpuk...
Ribuan Kapal Menumpuk di Pelabuhan Muara Angke, Polairud Bertindak
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
Rekomendasi
Billy Syahputra Kaget...
Billy Syahputra Kaget Adik Perempuannya yang Lamar Calon Suami
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Berita Terkini
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved