Pantau PTM di Bandung, Menteri Nadiem Ditanya Soal Kebijakan Zonasi

Senin, 17 Januari 2022 - 14:10 WIB
loading...
Pantau PTM di Bandung, Menteri Nadiem Ditanya Soal Kebijakan Zonasi
Mendikbud Nadiem Makarim saat berinteraksi dengan siswa SMPN 2 Bandung yang telah pembelajaran tatap muka. foto arif Budianto
A A A
BANDUNG - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di SMP Negeri 2, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Senin (17/1/2022).

Nadiem datang ke SMPN 2 Bandung setelah sebelumnya mendampingi Presiden Joko Widodo menyampaikan kuliah umum di Universitas Parahyangan (Unpar).

Baca juga: Prostitusi Berkedok Salon Kecantikan Digerebek, 2 PSK Layani Syahwat 1 Tamu Pria

Di SMPN 2 Bandung, Nadiem melakukan interaksi dengan kelas 7. Nadiem mendatangi dua kelas yang saat itu sedang menggelar PTM. Di kelas, Nadiem sempat berdialog dan memberikan motivasi kepada para siswa. Dia pun sempat berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.

Beberapa siswa yang sempat menanyakan kepada Nadiem diantaranya soal perbandingan kuliah di luar negeri dan Indonesia. Namun ada siswa juga yang menanyakan kepada Nadiem soal kebijakan zonasi yang sampai saat ini masih berlaku.

"Saya barusan berinteraksi dengan siswa kelas 7. Mereka luar biasa. Banyak pertanyaan bagus anak anak," kata Nadiem.

Nadiem mengaku pertanyaan yang disampaikan siswa kelas 7 cukup bagus. Dia berkeyakinan, para siswa di sekolah ini adalah siswa spesial yang akan menjadi masa depan bangsa. "Saya yakin ini sekolah spesial. Saya bisa lihat dari mata dan refleksi yang tampak pada murid," beber dia.



Selain meninjau PTM, Nadiem juga melakukan interaksi dengan perwakilan guru sekolah TK, SD, PAUD, dan SMA di Bandung. Pada diskusi itu lebih banyak dibahas terkait Sekolah Penggerak atau kurikulum prototipe. Juga banyak ditanyakan terkait dana BOS.

Diketahui, saat ini sekitar 330 sekolah di Bandung telah menggelar PTM 100 persen. Sementara sekitar 1.700 sekolah masih menggelar PTM 50 persen.
(msd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3282 seconds (10.101#12.26)