Belum Sebulan Diresmikan Bupati Karawang, Jembatan Senilai Rp10 Miliar Rusak Parah
Sabtu, 15 Januari 2022 - 15:14 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan pantauan, jembatan KW 6 ditutu total sejak Sabtu (15/1) pagi. Diujung jembatan terdapat plang dengan tulisan "Maaf Jalan Ditutup Total Sampai Selesai Pengerjaan". Masyarakat yang akan melewati jembatan diputar ke jalan yang lebih kecil disamping jembatan.
Namun karena jalannya sempit sehingga harus hati-hati jika bertemu kendaraan dari arah berlawanan. Pekerja proyek terlihat sibuk memperbaiki beton penyangga jalan yang rusak. Sebagian jalan juga terlihat retak. Baca juga: Jembatan Jembalas yang Dijadikan Bisnis Perlintasan Motor Ambruk, Polisi Turun ke TKP
Menurut Asep, kerusakan jembatan KW 6 merupakan tanggungjawab kontraktor. Selain itu ada oknum di Dinas PUPR yang melakukan pembiaran hingga kualitas jembatan menjadi cepat rusak. "Kontraktornya tidak profesional, pejabatnya membiarkan saja. Ini.pasti ada apa-apanya jadi harus diusut," katanya.
Asep juga meminta aparat penegak hukum turun tangan menanganj kasus kerusakan jembatan ini. Dia yakin jika aparat turun pasti menemukan pelanggaran. "Pertanyaannya mau tidak APH turun ke lapangan. Kalau untuk Dinas PUPR saya tidak yakin mereka turun?" katanya.
Sementara itu ketika dihubungi melalui telepon, Kepala Dinas PUPR Karawang Dedi Achdiat tidak aktif.
Namun karena jalannya sempit sehingga harus hati-hati jika bertemu kendaraan dari arah berlawanan. Pekerja proyek terlihat sibuk memperbaiki beton penyangga jalan yang rusak. Sebagian jalan juga terlihat retak. Baca juga: Jembatan Jembalas yang Dijadikan Bisnis Perlintasan Motor Ambruk, Polisi Turun ke TKP
Menurut Asep, kerusakan jembatan KW 6 merupakan tanggungjawab kontraktor. Selain itu ada oknum di Dinas PUPR yang melakukan pembiaran hingga kualitas jembatan menjadi cepat rusak. "Kontraktornya tidak profesional, pejabatnya membiarkan saja. Ini.pasti ada apa-apanya jadi harus diusut," katanya.
Asep juga meminta aparat penegak hukum turun tangan menanganj kasus kerusakan jembatan ini. Dia yakin jika aparat turun pasti menemukan pelanggaran. "Pertanyaannya mau tidak APH turun ke lapangan. Kalau untuk Dinas PUPR saya tidak yakin mereka turun?" katanya.
Sementara itu ketika dihubungi melalui telepon, Kepala Dinas PUPR Karawang Dedi Achdiat tidak aktif.
(don)
Lihat Juga :