Antisipasi Omicron, Puskesmas dan Poskedes di Simalungun Disiagakan
Kamis, 13 Januari 2022 - 10:44 WIB
loading...
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, Edwin T Simanjuntak. Foto/Ist.
A
A
A
SIMALUNGUN - Langkah antisipasi penyebaran COVID-19 varian Omicron, dilakukan Dinas Kesehatan kabupaten Simalungun, dengan menyiagakan seluruh petugas di Puskesmas dan Pos Kesehatan Desa (Poskedes). Langkah ini untuk penanggulangan cepat jika ada warga yang terjangkit.
Baca juga: Probable Omicron Muncul di Bali, Dinkes Masih Tunggu Hasil Litbangkes
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, Edwin Tony Simanjuntak mengatakan, perawat dan dokter di Puskesmas dan Poskedes diinstruksikan melakukan langkah cepat penanggulangan, serta berkordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Satgas COVID-19 jika menemukan pasien dengan gejala Omricon.
"Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, berharap tidak kebobolan ada kasus Omicron yang tidak diketahui petugas kesehatan mulai dari perawat, hingga dokter di Puskesmas dan Poskedes," ujar Edwin.
Baca juga: Kisah Buah Maja Lambang Kebesaran dan Kemenangan Majapahit usai Menghancurkan Kediri
Edwin menambahkan, pasca meningkatnya kasus Omicron secara nasional, Bupati Simalungun, Radiapoh H. Sinaga menginstruksikan Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, siaga dan meningkatkan penyuluhan atau sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap patuh protokol kesehatan.
Baca juga: Tim TAA Polda Sumsel Selidiki Penyebab Tewasnya Mahasiswi Cantik di Jalan Tol Kayuagung Km 362
Pihaknya juga berkodinasi dengan kepala desa jika ada warganya pulang dari luar negeri, untuk proaktif melapor ke Puskesmas atau Poskedes agar dipantau kondisinya. Sejauh ini tambah Edwin, di Kabupaten Simalungun, belum ditemukan adanya kasus COVID-19 varian Omicron.
Baca juga: Probable Omicron Muncul di Bali, Dinkes Masih Tunggu Hasil Litbangkes
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, Edwin Tony Simanjuntak mengatakan, perawat dan dokter di Puskesmas dan Poskedes diinstruksikan melakukan langkah cepat penanggulangan, serta berkordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Satgas COVID-19 jika menemukan pasien dengan gejala Omricon.
"Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, berharap tidak kebobolan ada kasus Omicron yang tidak diketahui petugas kesehatan mulai dari perawat, hingga dokter di Puskesmas dan Poskedes," ujar Edwin.
Baca juga: Kisah Buah Maja Lambang Kebesaran dan Kemenangan Majapahit usai Menghancurkan Kediri
Edwin menambahkan, pasca meningkatnya kasus Omicron secara nasional, Bupati Simalungun, Radiapoh H. Sinaga menginstruksikan Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, siaga dan meningkatkan penyuluhan atau sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap patuh protokol kesehatan.
Baca juga: Tim TAA Polda Sumsel Selidiki Penyebab Tewasnya Mahasiswi Cantik di Jalan Tol Kayuagung Km 362
Pihaknya juga berkodinasi dengan kepala desa jika ada warganya pulang dari luar negeri, untuk proaktif melapor ke Puskesmas atau Poskedes agar dipantau kondisinya. Sejauh ini tambah Edwin, di Kabupaten Simalungun, belum ditemukan adanya kasus COVID-19 varian Omicron.
(eyt)
Lihat Juga :