Probable Omicron Muncul di Bali, Dinkes Masih Tunggu Hasil Litbangkes
Kamis, 13 Januari 2022 - 09:45 WIB
loading...
Kasus probable COVID-19 varian Omicron ditemukan di Bali. Foto/Ilustrasi
A
A
A
DENPASAR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali, menunggu hasil pemeriksaan laboratorium di Badan Litbangkes Kemenkes, untuk mamastikan kasus probable COVID-19 varian Omicron, yang ditemukan di Bali.
Baca juga: WHO: Omicron Berbahaya, Terutama untuk yang Tidak Divaksinasi
Kepala Dinkes Provinsi Bali, Ketut Surjaya mengatakan, ada satu sampel pasien positif COVID-19 yang diyakini sebagai probable varian Omicron. "Sampelnya sudah dikirim ke Litbangkes, dan hasilnya belum keluar," kata Suarjaya ketika dihubungi, Kamis (13/1/2021).
Suarjaya menolak menjelaskan lebih rinci pasien yang dicurigai terpapar Omicron itu. Dia hanya menyebut pasien itu berasal dari wilayah Badung. Dia membantah pasien itu salah satu dari 11 karyawan hotel yang kontak erat dengan wisatawan asal Surabaya, yang terpapar Omicron beberapa waktu lalu.
Baca juga: Kisah Buah Maja Lambang Kebesaran dan Kemenangan Majapahit usai Menghancurkan Kediri
"Yang itu (11 karyawan hotel) negatif semua," tegasnya. Dia meminta masyarakat tidak perlu panik dengan kasus probable Omicron ini. "Tidak usah panik dan tetap disiplin prokes. Kita masih tunggu hasil Litbangkes," pungkas Suarjaya.
Baca juga: WHO: Omicron Berbahaya, Terutama untuk yang Tidak Divaksinasi
Kepala Dinkes Provinsi Bali, Ketut Surjaya mengatakan, ada satu sampel pasien positif COVID-19 yang diyakini sebagai probable varian Omicron. "Sampelnya sudah dikirim ke Litbangkes, dan hasilnya belum keluar," kata Suarjaya ketika dihubungi, Kamis (13/1/2021).
Suarjaya menolak menjelaskan lebih rinci pasien yang dicurigai terpapar Omicron itu. Dia hanya menyebut pasien itu berasal dari wilayah Badung. Dia membantah pasien itu salah satu dari 11 karyawan hotel yang kontak erat dengan wisatawan asal Surabaya, yang terpapar Omicron beberapa waktu lalu.
Baca juga: Kisah Buah Maja Lambang Kebesaran dan Kemenangan Majapahit usai Menghancurkan Kediri
"Yang itu (11 karyawan hotel) negatif semua," tegasnya. Dia meminta masyarakat tidak perlu panik dengan kasus probable Omicron ini. "Tidak usah panik dan tetap disiplin prokes. Kita masih tunggu hasil Litbangkes," pungkas Suarjaya.
(eyt)
Lihat Juga :