Polisi Klarifikasi Laporan Wanita Disekap dan Diancam Dimutilasi oleh Rentenir
Rabu, 12 Januari 2022 - 20:00 WIB
loading...
A
A
A
Kejaksaan Kembalikan SPDP Penyekapan Pengusaha Depok, Ini Alasannya
Selama penyekapan, dia mengaku mendapat perlakuan kurang menyenangkan, bahkan diancam dibunuh hingga dimutilasi. "Saya diancam mau dibunuh dan dimutilasi. Terus saya dikunciin di kamar, enggak dikasih makan enggak dikasih minum," ungkapnya.
Sulistyawati sebenarnya sudah miliki itikad baik untuk membayar utangnya dengan nominal Rp500 ribu dan memberikan sebuah handphone miliknya kepada F saat disekap. Namun dia tetap tidak diperbolehkan untuk keluar. "Teman saya yang kemudian membawakan uang lagi Rp500 ribu, juga tidak diterima," ucapnya.
Saat kejadian itu polisi dari Polsek Ciledug mendatangi lokasi kejadian. “Setelah Kanit Reskrim datang akhirnya saya diperbolehkan keluar," ungkapnya.
Selama penyekapan, dia mengaku mendapat perlakuan kurang menyenangkan, bahkan diancam dibunuh hingga dimutilasi. "Saya diancam mau dibunuh dan dimutilasi. Terus saya dikunciin di kamar, enggak dikasih makan enggak dikasih minum," ungkapnya.
Sulistyawati sebenarnya sudah miliki itikad baik untuk membayar utangnya dengan nominal Rp500 ribu dan memberikan sebuah handphone miliknya kepada F saat disekap. Namun dia tetap tidak diperbolehkan untuk keluar. "Teman saya yang kemudian membawakan uang lagi Rp500 ribu, juga tidak diterima," ucapnya.
Saat kejadian itu polisi dari Polsek Ciledug mendatangi lokasi kejadian. “Setelah Kanit Reskrim datang akhirnya saya diperbolehkan keluar," ungkapnya.
(thm)
Lihat Juga :