Kurikulum Bisnis Digital bersama Shopee, Ridwan Kamil Ingatkan Adaptasi Teknologi
Selasa, 11 Januari 2022 - 16:01 WIB
loading...
Program Kurikulum Bisnis Digital bersama Shopee dan Dinas Pendidikan Jawa Barat menggelar kelas perdana, Selasa (11/1/2022). Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengingatkan generasi muda agar bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang terjadi saat ini. Revolusi industri 4.0, jelas dia, memaksa setiap orang, khususnya generasi muda untuk cepat bergerak, agar tidak tertinggal jauh.
“Memulai cita-cita besar maka kita perlu membangun pondasi ‘rumah’ versi kita sendiri yang juga besar, khususnya dalam dua keadaan saat ini yakni revolusi industri 4.0 dan tentunya COVID-19, keadaan yang memberikan dampak signifikan untuk kita semua. Dengan keadaan ini tentunya kita harus bergerak cepat, menjemput bola, karena jika tidak, kita akan tertinggal karena tidak beradaptasi,” kata Emil, saat Perdana Kurikulum Bisnis Digital bersama Shopee,dan Dinas Pendidikan Jawa Barat, Selasa (11/1/2022).
Baca juga: Google dkk Ramal Ekonomi Digital RI Tembus USD146 Miliar di 2025
Dijelaskannya, langkah cepat telah dilakukan oleh Jawa Barat yang diklaimnya telah membangun pondasi dan mempercepat proses adaptasi melalui pendidikan digital bersama Shopee itu. “Akan ada 26.000 siswa penerima manfaat dan menjadi wajah baru Jawa Barat untuk dapat menghadapi industri digital. Saya berharap, Shopee jangan lelah untuk terus mendukung inisiatif ini dan semoga ini bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya,” ujarnya.
Kelas Perdana Kurikulum Bisnis Digital bersama Shopee sendiru dilakukan di salah satu SMA di Bogor. Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan pandemi COVID-19 yang terjadi sekitar dua tahun ini memaksa masyarakat untuk bisa mengakselerasi digita di berbagai sektor, baik untuk pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, khususnya pendidikan.
“Memulai cita-cita besar maka kita perlu membangun pondasi ‘rumah’ versi kita sendiri yang juga besar, khususnya dalam dua keadaan saat ini yakni revolusi industri 4.0 dan tentunya COVID-19, keadaan yang memberikan dampak signifikan untuk kita semua. Dengan keadaan ini tentunya kita harus bergerak cepat, menjemput bola, karena jika tidak, kita akan tertinggal karena tidak beradaptasi,” kata Emil, saat Perdana Kurikulum Bisnis Digital bersama Shopee,dan Dinas Pendidikan Jawa Barat, Selasa (11/1/2022).
Baca juga: Google dkk Ramal Ekonomi Digital RI Tembus USD146 Miliar di 2025
Dijelaskannya, langkah cepat telah dilakukan oleh Jawa Barat yang diklaimnya telah membangun pondasi dan mempercepat proses adaptasi melalui pendidikan digital bersama Shopee itu. “Akan ada 26.000 siswa penerima manfaat dan menjadi wajah baru Jawa Barat untuk dapat menghadapi industri digital. Saya berharap, Shopee jangan lelah untuk terus mendukung inisiatif ini dan semoga ini bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya,” ujarnya.
Kelas Perdana Kurikulum Bisnis Digital bersama Shopee sendiru dilakukan di salah satu SMA di Bogor. Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan pandemi COVID-19 yang terjadi sekitar dua tahun ini memaksa masyarakat untuk bisa mengakselerasi digita di berbagai sektor, baik untuk pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, khususnya pendidikan.
Lihat Juga :