Rapid Test ASN dan TKPK, Dinkes Solo Temukan 7 Hasil Reaktif Corona

Rabu, 10 Juni 2020 - 18:15 WIB
loading...
Rapid Test ASN dan TKPK,...
Rapid test corona yang digelar Dinkes Solo untuk ASN dan TKPK, Rabu (10/6/2020). Foto/Dok Humas Pemkot Solo
A A A
SOLO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo menemukan tujuh orang reaktif saat rapid test kepada aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kontrak perjanjian kerja (TKPK), Rabu (10/6/2020). Mereka diminta untuk karantina mandiri sebelum dilaksanakan swab tenggorokan guna memastikan positif corona virus (COVID-19).

Kepala Dinkes Solo Siti Wahyuningsih mengemukakan, sampel yang diambil merupakan ASN atau TKPK yang berada di pelayanan paling depan. Sebanyak 342 orang mengikuti rapid test yang berlangsung di Pendapi Gede Balaikota Solo. “Hasilnya ada 7 orang yang reaktif, nanti segera akan kami hubungi personal untuk dijadwalkan swab,” terang Siti Wahyuningsih, Rabu (10/6/2020).

Pihaknya berharap hasil swab tenggorokan nanti tidak ada yang positif COVID-19. Mereka juga disarankan untuk karantina mandiri. Pihaknya akan menghubungi pimpinan OPD tempat ASN atau TKPK tersebut bekerja agar diizinkan karantina mandiri hingga hasil swab jadi. (Baca juga: Gaya Wali Kota Solo Pakai Masker Bergambar Kumis Tebal Jadi Viral )

Rapid test yang digelar Dinkes Solo sejauh ini telah menyasar antara 3.000-4.000 orang. Sekitar 1,9% di antaranya reaktif dan tergolong relatif kecil.

Saat rapid test tahap pertama sebelum Lebaran, pihaknya hanya menemukan dua yang reaktif. Sedangkan setelah Lebaran atau tahap kedua, ditemukan 14 orang reaktif. Ditegaskannya, rapid test hanya untuk screening dan tidak bisa untuk penegakan diagnosa COVID-19. “Reaktif itu bisa saja infeksi dari yang lain,” tandasnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabar Baik, RS Kardiologi...
Kabar Baik, RS Kardiologi Emirates Indonesia Solo Kini Layani Pasien BPJS Kesehatan
Biadab, OPM Tembak Mati...
Biadab, OPM Tembak Mati ASN di Yahukimo Papua
Cek Kesehatan Gratis...
Cek Kesehatan Gratis di Solo, Kolesterol dan Tekanan Darah Banyak Ditemukan
Kisah Tono Suwarna,...
Kisah Tono Suwarna, Tinggalkan PNS Kini Jadi Petani Sukses Bawang Merah di Jabar
Layanan Publik di Aceh...
Layanan Publik di Aceh Pulih Pascabencana, Safrizal Sebut Kolaborasi Jadi Kunci
Mendagri: Kebijakan...
Mendagri: Kebijakan WFH Wajib Diikuti Seluruh Pemerintah Daerah
Jelang Muktamar, Kiai...
Jelang Muktamar, Kiai Muda NU Konsolidasikan Gerakan Moral dari Solo Raya
Adeging Mangkunegaran...
Adeging Mangkunegaran 2026 Dorong Ekonomi Solo, Multiplier Effect Capai Rp87,9 Miliar
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Izin Tambang Bauksit, ASN Ditjen Minerba Ditahan
Rekomendasi
Mengapa Ferrari Nekat...
Mengapa Ferrari Nekat Bikin Mobil Listrik Saat Lamborghini dan Pagani Menolak Keras?
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved