6 Fakta Pemerkosaan Mahasiswi UMY oleh Aktivis Kampus, Nomor 4 Mengerikan

Jum'at, 07 Januari 2022 - 15:56 WIB
loading...
6 Fakta Pemerkosaan...
Tiga mahasiswi UMY menjadi korban pemerkosaan oleh temannya, seorang mahasiswa yang dikenal sebagai aktivis kampus. Foto/iNews TV/Trisna Purwoko
A A A
JOGJA - Tiga mahasiswi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi korban pemerkosaan oleh temannya, seorang mahasiswa yang dikenal sebagai aktivis kampus.

Kasus ini awalnya mencuat setelah perbuatan biadab yang dilakukan pelaku berinisial MKMT terhadap korban terakhir diunggah ke media sosial (medsos).

Baca juga: Dipecat UMY, Mahasiswa Haus Seks yang Perkosa 3 Temannya Ternyata Aktivis Kampus

Hingga akhirnya pihak kampus UMY melakukan investigasi dan pemeriksaan, hasilnya ternyata peristiwa itu benar terjadi.

Pelaku juga mengakui telah melakukan perbuatan asusila sehingga melanggar kode etik dan disiplin mahasiswa UMY dengan katagori berat.

Rektor UMY Rektor UMY, Gunawan Budiyanto selanjutnya memutuskan memberhentikan dengan tidak hormat pelaku sebagai mahasiswa UMY.

Proses investigasi dilakukan pada Minggu-Senin (3-4/1/2022), dan didapati bukti-bukti serta pengakuan dari pelaku terkait tindakan asusila yang dilakukannya terhadap para korbannya.

Baca juga: Terbukti Memperkosa, Aktivis Mahasiswa UMY Dikeluarkan dengan Tidak Hormat

Berikut fakta-fakta pemerkosaan yang dilakukan pelaku:

1. Geger Setelah Diunggah ke Medsos
Awalnya kasus ini tercium publik dan menjadi heboh setelah diunggah oleh akun Instagram @dear_umycatcallers dengan narasi dugaan kasus beserta 6 foto termasuk tangkapan layar percakapan antara terduga pelaku dan penyintas. "Pemerkosaan oleh salah satu aktivis gerakan terbesar di kampus dan demisioner BEM Fakultas dan Universitas," tulis akun tersebut.

Akun tersebut membeberkan kronologi kasus pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh pelaku. Peristiwa memilukan yang menimpa korban terjadi kurang lebih 3,5 bulan lalu ketika korban dikenalkan kepada sosok terduga pelaku lewat perantara seorang teman .

2. Korban Dibohongi
Korban setelah tiga hari kenal dan chatting kemudian diajak pelaku dengan dalih menemani rapat di kampus. Ternyata korban dibohongi. Korban merasa janggal sebab terduga pelaku memilih jalan yang sepi, bukan jalur menuju lokasi rapat. Di tengah perjalanan, pelaku mampir ke sebuah toko untuk membeli minuman keras.

3. Korban Diperkosa saat Haid
Pelaku kemudian malah membawa korban ke tempat kost. Selanjutnya pelaku memaksa persetubuhan. Korban yang dalam dalam keadaan haid diperkosa pelaku.



4. Pelaku Mengaku Hypersex
Parahnya lagi, pelaku saat memperkosa sempat mengatakan ke korban, 'kamu yang kuat ya kalo sama aku, soalnya aku hypersex'," tulis akun @dear_umycatcallers.

5. Pelaku Aktivis Kampus dan Demisioner BEM
Perilaku bejat pelaku ternyata selama ini tertutupi dengan kegiatannya yang menjadi aktivis kampus dan demisioner Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas dan Universitas. Pelaku merupakan mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi UMY angkatan 2017.

6. Korban Pemerkosaan Bertambah
Investigasi yang dilakukan oleh Komite Disiplin dan Etik Mahasiswa UMY menemukan fakta baru yaitu ada dua mahasiswi lainnya yang menjadi korban. Peristiwa pemerkosaan terhadap kedua korban yang baru terungkap itu terjadi pada 2018 lalu.

Rektor UMY Rektor UMY, Gunawan Budiyanto menyatakan pihaknya siap memberikan dukungan moral terhadap korban, serta berkomitmen akan memperluas jaringan komite serta satuan tugas untuk permasalahan kekerasan seksual. Langkah tersebut dengan menyediakan psikolog melalui pusat layanan konseling di Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA).
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Pendiri Ponpes Ndolo...
Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati Ditangkap di Wonogiri!
Kolaborasi Akademisi...
Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan
Polisi Tampilkan Foto...
Polisi Tampilkan Foto Terduga Eksekutor Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus
Ungkap Kondisi Andrie...
Ungkap Kondisi Andrie Yunus, Koordinator KontraS: Mata Utuh, tapi Dikhawatirkan Tak Berfungsi 100 Persen
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Rekomendasi
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Purbaya Tegaskan Investor...
Purbaya Tegaskan Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Tak Kebal Hukum
Berita Terkini
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
21 Titik Kantong Parkir...
21 Titik Kantong Parkir Disiapkan untuk Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Ini Lokasinya
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved