245 Los dan Kios Pedagang di Pasar Sambung Jawa Disegel

Kamis, 06 Januari 2022 - 15:31 WIB
loading...
245 Los dan Kios Pedagang...
Petugas dari Perumda Pasar Makassar menyegel kios di Pasar Sambung Jawa. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Perumda Pasar Kota Makassar menyegel 245 los dan kios pedagang di Pasar Sambung Jawa. Penyegelan dilakukan lantaran menunggak pembayaran mencapai Rp300 juta.

Kepala Bagian Ketertiban dan Keindahan Perumda Pasar , Muh Jaenul mengatakan, penyegelan ini dilakukan terkait banyaknya kios dan front toko yang sudah beralih fungsi. Tidak sedikit yang juga melakukan tunggakan biaya jasa sewa dan jasa produksi.

Baca juga:Kota Makassar Dinilai Masih Krisis Lahan Bermain Anak

Penyegelan terhadap sejumlah los atau front toko ini disebutnya atas dasar laporan kepala unit yang mengatakan ada banyak potensi yang terbuang karena tunggakan dari para pedagang, terhitung sejak tahun 2018 hingga 2021.

"Kali ini kami melakukan penyegelan terhadap sejumlah los, kios, dan juga hamparan di Pasar Sambung Jawa. Ini yang terbanyak karena jumlahnya mencapai 245 dengan total tunggakan Rp300 juta,” ujar dia dalam keterangannya, Kamis (6/1/2022).

"Ada banyak disegel karena sudah lama tidak pernah lagi melaksanakan kewajibannya. Bahkan ada yang sudah berubah fungsi dan ada juga yang sudah lama kosong,” sambungnya.

Baca juga:Diumumkan Pekan Ini, Kuota Penerimaan Laskar Pelangi Hanya 12.500

Penjabat Direksi Perumda Pasar Makassar , Thamrin Mensa mengatakan, dalam beberapa waktu ke depan semua pasar akan ditertibkan baik secara administrasi maupun tempat usaha.

"Ini semua dalam rangka percepatan penataan BUMD,” ujar mantan Direktur Umum PD Pasar Makassar Raya periode 2018-2019 itu.

Menurutnya, selain untuk percepatan penataan BUMD, penertiban ini juga berdasarkan pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar Nonor 12 Tahun 2004 dan Perwali Nomor 1 Tahun 2004.

Baca juga:Lansia yang Sudah Divaksin Baru 45%, Vaksinasi Anak Kembali Tertunda

Diharapkan dengan diambil alihnya sejumlah kios dan los ini akan dapat meningkatkan pendapatan daerah yang tertunda.

"Ada banyak orang ingin berusaha dalam pasar, tapi tempat tidak ada karena masih atas nama pemilik lama yang tidak pernah lagi difungsikan. Jadi kita segel dulu, serta ambil alih kembali, agar bisa diperuntuhkan kepada pedagang baru. Dengan begitu akan bertambah lagi pendapatan daerah,” jelasnya.

“Karena jika tempat usaha tersebut kosong sudah pasti ada banyak warga yang berminat untuk menempati. Kalau terisi maka pendapatan pasti meningkat,” sambungnya.

Baca juga:Pemkot Makassar Kantongi Rp396 Juta Hasil Penjualan Kendaraan Dinas

Meski demikian pihak Perumda Pasar Makassar tetap memberikan toleransi bagi pedagang yang tetap ingin berjualan dan melunasi tunggakannya.

“Sehingga diimbau kepada para pedagang yang memiliki tempat dan tidak pernah melaksanakan kewajibannya agar segera menyelesaikan tunggakannya,” pungkasnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Dukung Program Pusat,...
Dukung Program Pusat, Pemkot Makassar Integrasikan NIK dan NPWP Warganya
Diskop dan UMKM Kota...
Diskop dan UMKM Kota Makassar Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Pusat Inkubator
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved