Di Tengah Pandemi COVID-19, Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2021 Tertinggi Nasional
Rabu, 05 Januari 2022 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian Retribusi Daerah dari target Rp110,3 miliar terealisasi sebesar Rp110,6 miliar atau 100,33 persen. Hasil Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan dari target Rp404,5 miliar terealisasi sebesar Rp408,6 miliar atau 101,03 persen. Lain-lain PAD Yang Sah dari target Rp2,3 triliun terealisasi sebesar Rp3 triliun atau 126,45 persen.
Pendapatan Transfer dari target Rp15,6 triliun terealisasi sebesar Rp15,1 triliun atau 97,12 persen. Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah dari target Rp200,2 miliar terealisasi sebesar Rp151 miliar atau 75,45 persen. "Sementara belanja daerah, dalam Perubahan APBD 2021 direncanakan Rp36,6 triliun, terealisasi Rp33,7 triliun atau 92,14 persen. Ini terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga serta belanja transfer," imbuh Khofifah.
Baca juga: Salut! Rombongan Presiden Jokowi Beri Kesempatan Ambulans Melintas
Dari ketiga sumber pendapatan daerah tersebut, lanjut Khofifah, PAD Jawa Timur mampu memberikan kontribusi terbesar terhadap pendapatan daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada tahun anggaran 2021, yaitu sebesar 55,23%.
Sementara belanja daerah, kata dia, dalam Perubahan APBD tahun anggaran 2021 direncanakan sebesar Rp36,6 trilyun, terealisasi sebesar Rp33,7 triliun atau 92,14% yang terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga serta belanja transfer.
Pendapatan Transfer dari target Rp15,6 triliun terealisasi sebesar Rp15,1 triliun atau 97,12 persen. Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah dari target Rp200,2 miliar terealisasi sebesar Rp151 miliar atau 75,45 persen. "Sementara belanja daerah, dalam Perubahan APBD 2021 direncanakan Rp36,6 triliun, terealisasi Rp33,7 triliun atau 92,14 persen. Ini terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga serta belanja transfer," imbuh Khofifah.
Baca juga: Salut! Rombongan Presiden Jokowi Beri Kesempatan Ambulans Melintas
Dari ketiga sumber pendapatan daerah tersebut, lanjut Khofifah, PAD Jawa Timur mampu memberikan kontribusi terbesar terhadap pendapatan daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada tahun anggaran 2021, yaitu sebesar 55,23%.
Sementara belanja daerah, kata dia, dalam Perubahan APBD tahun anggaran 2021 direncanakan sebesar Rp36,6 trilyun, terealisasi sebesar Rp33,7 triliun atau 92,14% yang terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga serta belanja transfer.
Lihat Juga :