DPP Demokrat Disarankan Tarik Ulla atau IAS ke Pusat
Rabu, 05 Januari 2022 - 13:02 WIB
loading...
A
A
A
Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar ini melanjutkan, kelebihan IAS ialah bisa menyolidkan kekuatan DPC kabupaten/kota. Buktinya ia mampu mengantongi dukungan 16 pemilik suara.
Baca juga:IAS dan Ni'matullah Jadi Calon Ketua Demokrat Sulsel, AHY Jadi Penentu
"Selain itu, IAS juga masih punya kekuatan dan basis di bawah. Ketokohannya lebih menonjol. Sehingga bisa mendongkrak kursi Demokrat di 2024," terangnya.
Oleh karena itu kata Firdaus, DPP pasti akan hati-hati menentukan pilihan siapa yang diamanahkan sebagai Ketua DPD Demokrat Sulsel . Sebab jika salah satunya kecewa dan tidak bekerja, maka akan merugikan partai.
"Belum lagi partai lain tentu membuka pintu kepada salah satu dari mereka yang kalah. Partai lain pasti berebut, karena Ulla dan IAS punya kekuatan masing-masing," jelasnya.
Baca juga:16 dari 24 DPC Sepakat Tolak LPj Ni'matullah di Musda Demokrat Sulsel
Maka dari itu, sambung Firdaus, DPP harus menyiapkan solusi dan opsi yang terbaik demi kepentingan partai ke depan. Salah satunya ialah bisa menarik calon yang kalah ke DPP.
Baca juga:IAS dan Ni'matullah Jadi Calon Ketua Demokrat Sulsel, AHY Jadi Penentu
"Selain itu, IAS juga masih punya kekuatan dan basis di bawah. Ketokohannya lebih menonjol. Sehingga bisa mendongkrak kursi Demokrat di 2024," terangnya.
Oleh karena itu kata Firdaus, DPP pasti akan hati-hati menentukan pilihan siapa yang diamanahkan sebagai Ketua DPD Demokrat Sulsel . Sebab jika salah satunya kecewa dan tidak bekerja, maka akan merugikan partai.
"Belum lagi partai lain tentu membuka pintu kepada salah satu dari mereka yang kalah. Partai lain pasti berebut, karena Ulla dan IAS punya kekuatan masing-masing," jelasnya.
Baca juga:16 dari 24 DPC Sepakat Tolak LPj Ni'matullah di Musda Demokrat Sulsel
Maka dari itu, sambung Firdaus, DPP harus menyiapkan solusi dan opsi yang terbaik demi kepentingan partai ke depan. Salah satunya ialah bisa menarik calon yang kalah ke DPP.
Lihat Juga :