DPP Demokrat Disarankan Tarik Ulla atau IAS ke Pusat
Rabu, 05 Januari 2022 - 13:02 WIB
loading...
A
A
A
"Salah satu solusi terbaiknya ialah memberikan posisi di DPP. Memberikan peran yang juga ia bisa bekerja untuk kepentingan partai di 2024. Karena keduanya ini tidak boleh dilepas begitu saja," tandas Firdaus.
Saat ini baik Ulla dan IAS menunggu pemanggilan DPP. Keduanya akan diuji kepatutan dan kelayakan oleh Tim 3 DPP yakni Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) , Sekjend Teuku Riefky Harsa dan Kepala BPOKK Herman Khaeron.
Ulla mengatakan pihaknya masih menunggu jadwal fit and proper test dari DPP. Dia mengaku pihaknya juga tak melakukan persiapan khusus untuk tahapan ini.
"Belum ada. Kemungkinan pertengahan Januari baru ada jadwalnya. Karena Mas AHY juga masih di Amerika," ungkap Wakil Ketua DPRD Sulsel ini.
Baca juga:Musda Demokrat Sulsel Diharap Tidak Ciptakan Preseden Buruk
Sementara itu, IAS juga sudah siap mengikuti uji kelayakan di DPP. Ia bahkan telah menyiapkan visi misinya untuk dipaparkan di hadapan Tim 3 DPP.
"Kita sudah siap. Satu pekan setelah Musda ini kita terus mematangkan visi misi. Termasuk strategi pemenangan untuk Partai Demokrat ke depan," jelas mantan Wali Kota Makassar ini.
Saat ini baik Ulla dan IAS menunggu pemanggilan DPP. Keduanya akan diuji kepatutan dan kelayakan oleh Tim 3 DPP yakni Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) , Sekjend Teuku Riefky Harsa dan Kepala BPOKK Herman Khaeron.
Ulla mengatakan pihaknya masih menunggu jadwal fit and proper test dari DPP. Dia mengaku pihaknya juga tak melakukan persiapan khusus untuk tahapan ini.
"Belum ada. Kemungkinan pertengahan Januari baru ada jadwalnya. Karena Mas AHY juga masih di Amerika," ungkap Wakil Ketua DPRD Sulsel ini.
Baca juga:Musda Demokrat Sulsel Diharap Tidak Ciptakan Preseden Buruk
Sementara itu, IAS juga sudah siap mengikuti uji kelayakan di DPP. Ia bahkan telah menyiapkan visi misinya untuk dipaparkan di hadapan Tim 3 DPP.
"Kita sudah siap. Satu pekan setelah Musda ini kita terus mematangkan visi misi. Termasuk strategi pemenangan untuk Partai Demokrat ke depan," jelas mantan Wali Kota Makassar ini.
(luq)
Lihat Juga :