PDI P Bagikan Beras Premium Mbak Puan Kepada Warga di Awal 2022

Minggu, 02 Januari 2022 - 10:32 WIB
loading...
PDI P Bagikan Beras Premium Mbak Puan Kepada Warga di Awal 2022
Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono (kiri) saat penyaluran bantuan beras Mbak Puan di kantor DPC PDIP Surabaya, Sabtu (1/1/2022). (ANTARA/HO-PDIP Surabaya)
A A A
SURABAYA - Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kota Surabaya, Jawa Timur membagikan beras premium "Mbak Puan Maharaniā€ kepada warga yang membutuhkan pada awal 2022.

"Kader-kader PDI Perjuangan Surabaya solid bergerak di tengah-tengah masyarakat. Kami gembira dan antusias membagikan beras premium 'Mbak Puan' kepada warga," kata Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono saat penyaluran bantuan beras di Surabaya, Sabtu.

Puan Maharani adalah Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan. Beras disalurkan oleh anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil I Surabaya-Sidoarjo, yakni Bambang D.H., Puti Guntur Soekarno, dan Indah Kurnia, yang masing-masing menyalurkan dua ribu paket beras. Satu paket berisi lima kilogram beras.

Baca juga: Bengawan Solo Meluap, 6 Desa di Lamongan Diterjang Banjir

"Ketiganya menyalurkan beras premium 'Mbak Puan' melalui kader-kader PDIP Surabaya, untuk dibagikan kepada warga yang berhak," katanya.

Adi yang juga Ketua DPRD Surabaya ini, menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani, dan tiga anggota DPR RI, yakni Bambang D.H., Puti Guntur Soekarno, dan Indah Kurnia.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Sjukur Amaludin menambahkan pembagian enam ribu paket beras premium dilakukan di 60 lokasi sejak menjelang akhir 2021 dan akan terus berlangsung hingga awal Januari 2022, mencakup warga di 154 kelurahan, 31 kecamatan di Kota Surabaya.

"Pada 1 Januari 2022 dilakukan di Kecamatan Genteng, Gubeng, Tegalsari, Wonocolo dan Gununganyar," ujarnya.

Menurut Syukur, kepedulian Puan Maharani telah memberikan suntikan semangat dan energi pada kader PDIP untuk terus menggerakkan gotong royong di tengah pandemi COVID-19. "Kami bantu warga yang membutuhkan," ujarnya.

Baca juga: Tukang Bangunan Bunuh dan Setrum Listrik Emak-emak karena Kesal Ditagih Utang Rp4,5 Juta
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3039 seconds (10.55#12.26)