Cegah Omicron, Posko PPKM di Tiap Desa Diminta Tetap Jalankan 3T dan 3M
Kamis, 30 Desember 2021 - 13:28 WIB
loading...
Posko PPKM di tiap desa dan kelurahan diminta tetap menjalankan testing, tracing dan treatment (3T) dan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan (3M). Foto ist
A
A
A
JAKARTA - Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) di tiap desa dan kelurahan diminta tetap menjalankan testing, tracing dan treatment (3T) dan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan (3M). Ini penting dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 selama periode liburan Natal dan Tahun Baru ( Nataru ).
Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19, Alexander K. Ginting mengatakan, pemerintah akan melakukan pengawasan setiap mobilitas masyarakat selama Nataru. Pihaknya juga meminta Posko PPKM di desa dan kelurahan tetap lakukan 3T dan 3M. Baca juga: Satgas Tegaskan Micro Lockdown Bagian dari PPKM
“Kenapa perlu 3T? Karena kalau ada yang sakit jangan di rumah, tapi didorong ke isoter sehingga tidak ada klaster keluarga. Selain itu, kontak tracing bisadijalankan,” ujar Alex dari Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB9)-KPCPEN, Rabu (29/12/2021).
Alex menekankan, seluruh upaya pengendalian COVID-19 akan dapat berjalan baik melalui kolaborasi dan saling mendukung. “Mari kita menyongsong 2022 dengan semangat baru. Tidak perlu panik dan khawatir, yang perlu adalah bangun kewaspadaan yang tinggi. Dengan iman, aman, dan imun kita pasti bisa berhasil menanggulangi COVID-19,” tuturnya.
Lanjut Alex, pemerintah juga mengawas ketat di pintu-pintu masuk seperti bandara, pelabuhan, dan pos perbatasan darat, juga akan digiatkan. "Kita harus tetap menjaga kewaspadaan agar (virus) tidak bisa lolos melalui pintu-pintu masuk yang sudah kita atur dan sudah dijaga dengan ketat," ujar Alex. Baca juga: Perhatian! Ini 110 Titik Ruas Jalan di Medan yang Ditutup saat Malam Pergantian Tahun
Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19, Alexander K. Ginting mengatakan, pemerintah akan melakukan pengawasan setiap mobilitas masyarakat selama Nataru. Pihaknya juga meminta Posko PPKM di desa dan kelurahan tetap lakukan 3T dan 3M. Baca juga: Satgas Tegaskan Micro Lockdown Bagian dari PPKM
“Kenapa perlu 3T? Karena kalau ada yang sakit jangan di rumah, tapi didorong ke isoter sehingga tidak ada klaster keluarga. Selain itu, kontak tracing bisadijalankan,” ujar Alex dari Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB9)-KPCPEN, Rabu (29/12/2021).
Alex menekankan, seluruh upaya pengendalian COVID-19 akan dapat berjalan baik melalui kolaborasi dan saling mendukung. “Mari kita menyongsong 2022 dengan semangat baru. Tidak perlu panik dan khawatir, yang perlu adalah bangun kewaspadaan yang tinggi. Dengan iman, aman, dan imun kita pasti bisa berhasil menanggulangi COVID-19,” tuturnya.
Lanjut Alex, pemerintah juga mengawas ketat di pintu-pintu masuk seperti bandara, pelabuhan, dan pos perbatasan darat, juga akan digiatkan. "Kita harus tetap menjaga kewaspadaan agar (virus) tidak bisa lolos melalui pintu-pintu masuk yang sudah kita atur dan sudah dijaga dengan ketat," ujar Alex. Baca juga: Perhatian! Ini 110 Titik Ruas Jalan di Medan yang Ditutup saat Malam Pergantian Tahun
Lihat Juga :