Indonesia Kembangkan Plasma Konvalesent, Percepat Penyembuhan Pasien COVID-19

Kamis, 23 April 2020 - 11:17 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, dilihat dari sisi medis, Kepala Divisi Surveilens dan Uji Klinis Bio Farma Novilia S Bachtiar mengatakan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pasien donor yang akan memberikan plasma darahnya. Di antaranya sudah tidak ada gejala klinis, dan hasil swab menunjukan hasil yang negatif sebanyak dua kali berturut – turut.

“Ada beberapa persyaratan untuk bisa menjadi pendonor, selain sudah tidak ada gejala klinis, dari hasil swabnya menunjukan hasil negatif sebanyak dua kali. Pasien juga tidak menggunakan ventilator, Plasma dari pendonor tidak mengandung penyakit lain seperti Hepatitis B, Hepatitis C, HIV, dan lainnya. Titer antibodinya menunjukan angka Titer untuk corona antara kisaran 1:160 lebih," ujar Novilia.

Novilia menambahkan, plasma yang diambil adalah, plasma yang sudah memasuki minimal hari ke 14 setelah dinyatakan sembuh. Keterlibatan Induk Holding BUMN Farmasi, dalam “tambahan pengobatan” untuk pasien COVID-19 ini, merupakan salah satu semangat #BUMNuntukIndonesia, sampai saat ini Bio Farma sudah terlibat dalam beberapa kegiatan untuk memerangi COVID-19.

Antara lain pemberian APD untuk stakeholders, rencana pengembangan plasma konvalesent yang kolektif, rencana pembuatan 100.000 test kit Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dan pengembangan vaksin COVID-19 bekerja sama dengan lembaga penelitian baik dari dalam maupun luar negeri. (Baca juga; Himpunan FT Mesin ITB Serahkan Bantuan Swab Chamber ke RSUD Cibabat )
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cerita Nuraini, Bahagia...
Cerita Nuraini, Bahagia Bisa Mudik Tanpa Panas dan Kehujanan
Rumah Sakit Rujukan...
Rumah Sakit Rujukan di Sulut Masih Rawat 193 Pasien Covid-19
Kasus Omicron BA.275...
Kasus Omicron BA.275 Ditemukan di Bali, Pasien Baru Pulang dari Australia
Sempat Nihil Jenazah...
Sempat Nihil Jenazah 3 Bulan, Kini TPU Gandus Hill Mulai Sibuk
Rumah Sakit di Cimahi...
Rumah Sakit di Cimahi Banyak Diisi Pasien COVID-19 dari Wilayah Tetangga
RS Rujukan COVID-19...
RS Rujukan COVID-19 di KBB Mulai Terisi, 7 Pasien Jalani Perawatan
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Bio Farma Raih Primaniyarta...
Bio Farma Raih Primaniyarta Lifetime Achievement, Wujud Kontribusi bagi Kesehatan Dunia
Rekomendasi
Hari Ini Prabowo Bertemu...
Hari Ini Prabowo Bertemu Presiden Belarus Lukashenko di Istana Merdeka
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Golkar: Capres-Cawapres...
Golkar: Capres-Cawapres Jangan Terlalu Sedikit dan Jangan juga Terlalu Banyak
Berita Terkini
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved