Pemkab Luwu Kerja Sama Bank Sulselbar Luncurkan Simpada
Senin, 27 Desember 2021 - 16:29 WIB
loading...
A
A
A
Bupati Luwu melanjutkan, Simpada ini diterapkan dengan tujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam memantau penerimaan daerah atas pajak dan retribusi daerah.
"Semoga aplikasi ini dapat membantu wajib pajak untuk mendaftar, melaporkan dan membayar pajaknya secara mandiri serta aplikasi ini sebagai langkah untuk mewujudkan sistem digitalisasi pembayaran yang akuntabel dan transparan," harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab Luwu saat ini tengah mendorong program internet masuk desa. Saat ini sementara dilakukan survei salah satu perusahaan yang bekerja sama dengan Pemda.
Baca juga:Hadirkan Pelayanan Lebih Eksklusif, Bank Sulselbar Resmikan Kantor Kas Priority
"Nantinya tidak ada lagi desa tidak ada jaringan internet di tahun 2022. Seiring dengan apa yang kita launching hari ini sangat sinergi dengan program pemerintah. Masyarakat kita memang sangat aktif dalam mencari percepatan informasi apalagi terkait dengan pelayanan publik termasuk dalam usaha perbankan," ujarnya.
Bank Sulselbar dalam hal ini sebagai mitra strategis pemda bertindak sebagai penyedia aplikasi dan penyedia layanan pembayaran pajak dan retribusi daerah untuk Kabupaten Luwu.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dengan Bank Sulselbar ini diharapkan dapat menjadi sarana optimalisasi pajak dan retribusi daerah serta pemerintah daerah juga dapat menghasilkan laporan-laporan pengelolaan pendapatan daerah dan sebagai pendukung laporan keuangan yang dapat diandalkan.
"Sekarang pemerlntah daerah mengambil langkah-langkah penyiapan roadmap percepatan digitaslisasi pendapatan daerah yang bekerja sama dengan Bank Sulselbar untuk standardisasi pembayaran semua jenis pajak dan retribusi daerah dengan berbasis digital, salah satunya melalui Simpada ini," kata Bupati Luwu, dua periode ini.
Pada kesempatan ini, dirinya menekankan, Pemkab Luwu , berkomitmen mendukung program pemerintah pusat, terutama dalam pengelolaan pendapatan daerah dengan mengedepankan ekosistem digital yang bermuara pada perekonomian yang lebih baik, dengan harapan Kabupaten Luwu menjadi kabupaten digital di tahun 2024.
Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Divisi Teknologi dan Informasi Bank Sulselbar , Muhammad Iqbal mengatakan, di Luwu pihaknya telah melakukan pengembangan ekosistem digital sejak tahun 2017.
"Semoga aplikasi ini dapat membantu wajib pajak untuk mendaftar, melaporkan dan membayar pajaknya secara mandiri serta aplikasi ini sebagai langkah untuk mewujudkan sistem digitalisasi pembayaran yang akuntabel dan transparan," harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab Luwu saat ini tengah mendorong program internet masuk desa. Saat ini sementara dilakukan survei salah satu perusahaan yang bekerja sama dengan Pemda.
Baca juga:Hadirkan Pelayanan Lebih Eksklusif, Bank Sulselbar Resmikan Kantor Kas Priority
"Nantinya tidak ada lagi desa tidak ada jaringan internet di tahun 2022. Seiring dengan apa yang kita launching hari ini sangat sinergi dengan program pemerintah. Masyarakat kita memang sangat aktif dalam mencari percepatan informasi apalagi terkait dengan pelayanan publik termasuk dalam usaha perbankan," ujarnya.
Bank Sulselbar dalam hal ini sebagai mitra strategis pemda bertindak sebagai penyedia aplikasi dan penyedia layanan pembayaran pajak dan retribusi daerah untuk Kabupaten Luwu.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dengan Bank Sulselbar ini diharapkan dapat menjadi sarana optimalisasi pajak dan retribusi daerah serta pemerintah daerah juga dapat menghasilkan laporan-laporan pengelolaan pendapatan daerah dan sebagai pendukung laporan keuangan yang dapat diandalkan.
"Sekarang pemerlntah daerah mengambil langkah-langkah penyiapan roadmap percepatan digitaslisasi pendapatan daerah yang bekerja sama dengan Bank Sulselbar untuk standardisasi pembayaran semua jenis pajak dan retribusi daerah dengan berbasis digital, salah satunya melalui Simpada ini," kata Bupati Luwu, dua periode ini.
Pada kesempatan ini, dirinya menekankan, Pemkab Luwu , berkomitmen mendukung program pemerintah pusat, terutama dalam pengelolaan pendapatan daerah dengan mengedepankan ekosistem digital yang bermuara pada perekonomian yang lebih baik, dengan harapan Kabupaten Luwu menjadi kabupaten digital di tahun 2024.
Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Divisi Teknologi dan Informasi Bank Sulselbar , Muhammad Iqbal mengatakan, di Luwu pihaknya telah melakukan pengembangan ekosistem digital sejak tahun 2017.
Lihat Juga :