Diserang Hama dan Cuaca Ekstrem, Petani Tomat di Lembang Rugi Puluhan Juta
Sabtu, 25 Desember 2021 - 16:59 WIB
loading...
A
A
A
Keputusannya untuk membabat semua pohon tomat tersebut tentu ada konsekuenai kerugian. Tapi semua itu sudah bulat dan jadi keputusannya daripada membiarkan tanaman terlanjur membusuk lebih parah dan tidak bisa dimanfaatkan. Baca: Santap Ayam Tangkap di Aceh, Ridwan Kamil Sebut Senikmat-nikmatnya Makan Siang.
"Kalau dihitung modal awal menanam bibit tanaman tomat di lahan seluas satu hektare ini ada sekitar Rp70 juta," sebutnya.
Dirinya beralasan, kalau pun diteruskan dan tidak dibabat juga percuma karena membutuhkan biaya untuk perawatan. Paling sedikit perlu biaya sekitar Rp40 juta untuk merawat sampai panen dan membeli obat pembasmi hama. Baca Juga: Banjir di Rohul Kian Parah, Jalan Lintas Riau-Sumut Terputus.
"Modalnya gak kuat kalau dilanjut, harus nambah biaya. Padahal harga tomat dari tingkat petani sangat murah, yaitu Rp3 ribu/kg, jadi mening dibabat saja," pungkasnya.
"Kalau dihitung modal awal menanam bibit tanaman tomat di lahan seluas satu hektare ini ada sekitar Rp70 juta," sebutnya.
Dirinya beralasan, kalau pun diteruskan dan tidak dibabat juga percuma karena membutuhkan biaya untuk perawatan. Paling sedikit perlu biaya sekitar Rp40 juta untuk merawat sampai panen dan membeli obat pembasmi hama. Baca Juga: Banjir di Rohul Kian Parah, Jalan Lintas Riau-Sumut Terputus.
"Modalnya gak kuat kalau dilanjut, harus nambah biaya. Padahal harga tomat dari tingkat petani sangat murah, yaitu Rp3 ribu/kg, jadi mening dibabat saja," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :