Gubernur Sulut Marah-marah Gara-gara Warga Tutup Akses Jalan Soekarno

Selasa, 21 Desember 2021 - 14:54 WIB
loading...
Gubernur Sulut Marah-marah...
Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey memarahi warga lantaran menutup akses jalan Soekarno ke Ring Road II di Minahasa Utara pada Senin (20/12/2021). Foto/Tangkapan Layar
A A A
MINAHASA UTARA - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey memarahi warga lantaran menutup akses jalan Soekarno ke Ring Road II di Minahasa Utara. Video gubernur memarahi warga berdurasi 1,38 detik itu viral di media sosial.

Dalam video itu terlihat perdebatan antara beberapa orang warga. Terlihat juga beberapa anggota kepolisian yang berusaha melerai perdebatan.

Baca juga: Polda Sulut Kawal Bantuan Torang Peduli Bencana Semeru hingga Lumajang

"Kyapa kalo mo bilang gub pe orang, torang le gub pe orang, sama-sama ODSK, kyapa, jang momake akang torang, adoh, jang momake-momake bagitu (Kenapa kalau bilang orangnya gubernur, kami juga orangnya gubernur, sama-sama ODSK kenapa. Jangan memaki kepada kami, jangan memaki-maki begitu," ujar suara dalam video tersebut dikutip Selasa (21/12/2021).

Terlihat dalam video itu beberapa orang sedang menggeser batu yang menghalangi jalan. Sementara dari kejauhan tampak rombongan kendaraan yang dikawal oleh mobil Polisi Patroli dan Pengawalan (Patwal).

"Sebentar tutup, salah-salah kong gubernur torang mo se baputar, ndak enak to (Sebentar tutup, salah-salah gubernur mau kasih berputar ikut jalan lain, ndak enak kan)," kata suara dalam video itu.

Rupanya kendaraan yang dikawal oleh mobil Patwal itu merupakan rombongan dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Sebuah mobil hitam yang di dalamnya ada gubernur kemudian berhenti, Olly kemudian menurunkan kaca mobil dan memarahi warga.

"Bawa ke pengadilan, buktikan bahwa ini ngoni (kalian) punya, sapa (siapa) punya. Kalau belum bayar nanti kita (saya) bayar," kata Olly di depan warga yang berkumpul di samping mobil.

"Putusan Mahkamah Agung pak," celetuk salah seorang warga.

Baca juga: BMKG Bitung Ingatkan Warga Pesisir Utara Sulut Waspada Gelombang Pasang Maksimum

"Kalau ada bawa ke pengadilan, bukang bagini depe cara, kita straf pa ngoni samua, mengganggu lalulintas datang, bawa ke pengadilan nanti torang rapat, kalo blum bayar nanti ta bayar, bukang bagini depe cara (kalau ada bawa ke pengadilan, bukan begini caranya, saya hukum kalian semua, mengganggu lalulintas datang, bawa ke pengadilan nanti kami rapat, kalau belum bayar nanti saya bayar, bukan begini caranya)," tegas Olly.

Warga kemudian masih bersikeras bahwa sudah ada keputusan dari Mahkamah Agung. Olly kembali marah dan memerintahkan untuk membuka jalan, dan jangan ditutup.

"Ya buka semua, jangan tutup sekarang, kalau nyanda ta kirim orang ta straf abis pa ngoni (ya buka semua, jangan tutup sekarang, kalau tidak saya kirin orang, saya hukum habis kalian)," tandas Olly.

Mobil yang ditumpangi Olly kemudian berjalan. Namun Olly kembali memarahi warga yang diduga merupakan pemilik lahan yang menutup akses jalan.

"Bawa di pengadilan, bawa dikantor, nanti tong bayar kalo ngoni punya. Mana yang punya, ngana punya, bawa kesana, bawa di kantor, urus, buka skarang, kalo nyanda ta babale ta straf pa ngoni abis ta paripurna. Jangan main-main ngoni kira baganggu pemerintah (Bawa di pengadilan, bawa dikantor, nanti kami bayar kalau kalian punya. Mana yang punya, kamu yang punya, bawa kesana, bawa di kantor, urus, buka sekarang, kalo tidak saya balik lagi saya hukum kalian abis saya paripurna. Jangan main-main kalian kira mengganggu pemerintah)," ujar Olly lagi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/12/2021) di ruas jalan Soekarno ke Ring Road II. Warga yang menutup akses jalan itu diduga dipicu soal ganti rugi lahan untuk proyek pembangunan jalan yang belum selesai.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
Gempa M5,8 Guncang Bitung...
Gempa M5,8 Guncang Bitung Sulawesi Utara Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Infrastruktur Terputus,...
Infrastruktur Terputus, Ary Buraen Turun Tangan dan Dorong Pemda Kupang Bergerak Cepat
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Momen Prabowo Joget...
Momen Prabowo Joget ‘Tabola Bale’ Bareng Warga di Miangas
Puluhan Alat Berat Dikerahkan,...
Puluhan Alat Berat Dikerahkan, Pemulihan Akses Jalan dan Jembatan di Sumatera Dikebut
Rekomendasi
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved